SURABAYA, WARTAMUSIK.com – Kelompok musik asal Surabaya, CATA, resmi membuka perjalanan mereka di industri musik Indonesia melalui single debut bertajuk “Memulai Lagi”, sebuah karya yang menyoroti proses penerimaan diri dan keberanian bangkit dari bayang-bayang masa lalu.
Sebagai rilisan perdana, “Memulai Lagi” menempatkan CATA pada jalur musikal yang mengedepankan refleksi emosional. Lagu ini berbicara tentang upaya berdamai dengan luka lama, bukan dengan melupakan atau menyesalinya, melainkan menjadikannya pijakan untuk melangkah menuju fase hidup yang lebih baik.
Baca Juga : Mitty Sazia Rilis Single Jujur Tentang Arah Hidup
“Memulai Lagi” dikemas melalui aransemen sederhana namun terukur, memadukan lirik introspektif dengan eksplorasi instrumen yang dinamis. Formasi Bernardy Sartria Y.U (vokal), Rusman M.W (gitar), dan Rocky Lumintang (drum) menghadirkan karakter musikal yang jujur, dengan penekanan pada emosi yang dekat dengan pengalaman personal banyak pendengar.
“Kami ingin lagu ini menjadi teman bagi mereka yang sedang berupaya untuk sembuh. Bahwa titik balik kehidupan seringkali dimulai saat kita berhenti menyalahkan masa lalu dan mulai melangkah dengan kaki yang baru,” ujar Rusman M.W, Rabu, (29/4/2026), di Surabaya.
Baca Juga : Silly Fragments Rilis Meant to Stay Penuh Romansa
Secara produksi, kekuatan utama lagu ini terletak pada vokal Bernardy yang lugas, permainan gitar emosional namun tetap catchy dari Rusman, serta pola drum sederhana Rocky yang menjaga energi optimistis lagu.
Melalui “Memulai Lagi”, CATA tidak sekadar memperkenalkan diri sebagai pendatang baru, tetapi juga menawarkan identitas awal sebagai grup yang mengangkat tema pemulihan dan pertumbuhan personal—sebuah fondasi yang dapat menjadi penanda arah musikal mereka ke depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










