Akbar Chalay berkolaborasi dengan Matta lewat Kera Sakti, single jenaka tentang rayuan yang berujung sakit hati./Photo.Dok.SABS Media.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Produser musik dan remixer asal Bengkulu, Akbar Chalay, berkolaborasi dengan Matta dalam single terbaru berjudul “Kera Sakti”.
Lagu ini mempertemukan pendekatan produksi musik digital Akbar dengan karakter pop band Matta, sekaligus mengangkat kisah tentang rayuan yang berujung sakit hati.
Kolaborasi tersebut menjadi pertemuan dua generasi dan karakter musikal berbeda. Akbar dikenal melalui karya original seperti “Ngga Dulu” dan “Astaga Bercanda”, sementara Matta memiliki rekam jejak di industri musik Indonesia sejak populer pada 2007 lewat lagu “Ketahuan”.
Perjalanan Akbar di dunia musik bermula dari aktivitas membuat remix menggunakan komputer di sebuah warung internet di kampung halamannya, Bengkulu. Saat itu, ia mendapat kesempatan mengakses komputer secara gratis dengan membantu menjaga warnet ketika pemiliknya pergi.
Dari pengalaman sederhana tersebut, ia mulai bereksperimen hingga berkembang menjadi produser musik dengan karya orisinal.
Sementara itu, Matta dikenal lewat sejumlah lagu yang melekat di ingatan pendengar, antara lain “Jambu”, “Playboy (Jatuh Cinta Lagi)”, “Sumpah Mati”, dan “Sst Ada Yang Marah”. Popularitas lagu-lagu tersebut juga kembali mendapat perhatian di ruang digital. Pada 2025, “Sst Ada Yang Marah” kembali ramai digunakan dalam berbagai konten media sosial.
Dalam kolaborasi ini, Akbar membawa pendekatan produksi yang dekat dengan perkembangan musik digital, sedangkan Matta mempertahankan karakter pop band dengan melodi dan lirik yang mudah diingat.
Judul “Kera Sakti” sendiri merupakan permainan kata dari frasa “Kena Rayumu Sakit Hati”. Gagasan tersebut terinspirasi dari gaya penamaan lagu Matta sebelumnya, seperti “Jambu” yang merupakan singkatan dari “Janjimu Busuk”.
Liriknya menyindir sosok yang lihai merayu dan menarik perhatian, tetapi tidak pernah benar-benar menetap. Penggalan “Kamu Kera Sakti, kena rayumu sakit hati” merangkum cerita tentang seseorang yang pandai mencuri hati, tetapi meninggalkan luka bagi orang yang terlanjur jatuh cinta.
Alih-alih menyajikan patah hati dalam nuansa melankolis, “Kera Sakti” mengemasnya melalui pendekatan jenaka dan ringan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi upaya mempertemukan pendengar lama Matta dengan generasi baru yang mengenal musik melalui platform digital. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Bunga Nafisa menggandeng Deandra Nadira dalam single kolaborasi terbaru, “Dar Der Dor… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Band folk indie rock asal Subang, NALARA, merangkum perjalanan bermusiknya sejak 2018… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Sejumlah musisi, yakni Guyon Waton, Wawes, dan Masdddho, menyatakan mundur dari konser… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Trio indie pop asal Montreal, Kanada, Men I Trust, dijadwalkan kembali tampil… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Pee Wee Gaskins menegaskan komitmennya untuk terus berkarya melalui single terbaru, Kami… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Ruth Garcia mengangkat sisi rapuh dalam hubungan yang dilanda pengkhianatan melalui single… Read More
Leave a Comment