Rock

Brownstone Rilis “MOVE ON”: Jeritan Rock dari Batin yang Sulit Lepas

WARTAMUSIK.com – Bandung. Band rock asal Bandung, Brownstone, resmi melepas single terbaru mereka berjudul “MOVE ON”. Karya ini bukan sekadar lagu penuh distorsi dan gebukan drum keras, tetapi juga cermin dari pergulatan batin yang dialami banyak orang: terjebak dalam masa lalu, berusaha sembuh, namun terus ditarik kembali oleh trauma dan penyesalan.

Terbentuk pada akhir 2022, Brownstone lahir dari simpul pertemanan dan gairah yang sama terhadap musik rock. Enam personelnya dipersatukan oleh visi tunggal: menciptakan musik yang keras, jujur, dan penuh gairah—musik yang bukan hanya didengar, tapi juga dirasakan.

Baca Juga : Yesterday Cookies Rilis “JERA”: Kisah Pahit Persahabatan dalam Balutan Britpop 90’s

Nama Brownstone sendiri terinspirasi dari lagu ikonik Guns N’ Roses, “Mr. Brownstone”. Lebih dari sekadar penghormatan, nama ini menjadi simbol sikap band: musik tanpa topeng, langsung menohok inti kegelisahan manusia.

Single “MOVE ON”, yang ditulis oleh Fery Irawan, lahir dari pengalaman nyata: keinginan untuk berubah, namun terjebak dalam kekacauan batin. Lirik “Ku ingin move on, ga bisa move on” menjadi semacam monolog jujur dari seseorang yang berkali-kali gagal bangkit, tapi masih terus mencoba.

Dengan riff gitar bergemuruh, vokal penuh emosi, dan ketukan drum membara, “MOVE ON” jadi semacam pelarian sekaligus pengingat: bahwa perjalanan melawan masa lalu tak pernah mudah, dan itu tidak apa-apa.

“Move on itu bukan sekadar kata motivasi. Ia proses yang panjang, melelahkan, bahkan menyakitkan. Tapi lewat lagu ini, kami ingin bilang: kamu tidak sendirian,” ungkap Brownstone.

Baca Juga : Moxide: Saat Rasa Jenuh Melahirkan Distorsi Baru di Skena Metal Indonesia

Di tengah era digital serba cepat dan dangkal, Brownstone memilih jalannya sendiri. Musik mereka menolak kepalsuan—lebih memilih berbicara tentang sisi manusia yang sering disembunyikan: kegagalan, luka, dan rasa tidak berdaya.

Dengan “MOVE ON”, Brownstone ingin menjadi teman perjalanan, baik saat pendengar sedang hancur, maupun ketika mulai menyusun kepingan diri kembali. Sebuah karya yang keras di permukaan, tapi penuh kelembutan di dalamnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Float Rayakan Proses Pendewasaan Lewat “The Mirror Song”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band independen Indonesia, Float, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan merilis single… Read More

15 hours ago

Pawsicles Tutup Era EP Lewat “Bittersweet Memories” Baru

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band indie pop Pawsicles kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Bittersweet Memories”… Read More

16 hours ago

Iwan Fals Ukir Sejarah di TT TasiFest 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Timor-Leste di ASEAN

DILI, WARTAMUSIK.com – TT TasiFest 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai festival budaya dan musik terbesar… Read More

2 days ago

iiso Gandeng Mura Masa Lewat Single Baru Best Friend

KOREA, WARTAMUSIK.com – Musisi asal Seoul, iiso, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Best… Read More

3 days ago

Penyanyi Thailand, VARITDA Perkenalkan Sisi Emosional Album Lewat Slow Burner

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi asal Thailand, VARITDA, melanjutkan perjalanan menuju album terbarunya CHAMPAGNE CHERRY melalui… Read More

4 days ago

Ungkap Tentang Persahabatan, Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Etenia Croft, menunjukkan produktivitasnya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul… Read More

4 days ago