Bukan Cuma Jazz, Tohpati Ethnomission Suguhkan Spirit Nusantara dari Jawa hingga Bali
Di atas panggung malam itu, Tohpati dan rekan-rekannya mengeksplor notasi dan ritme dari berbagai penjuru Nusantara: Jawa, Sumatra, hingga Bali.
“Keinginan kami sih bisa mengakomodasi suara dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.
Baca Juga : KUA Etnika Ajak Penonton Main Musik Bareng, Suasana Jadi Sakral Saat Lagu Ini Terdengar
Tiga lagu dari Bali dibawakan malam itu, dan bukan tanpa alasan. Tohpati punya hubungan emosional yang dalam dengan Pulau Dewata.
“Mungkin karena ibu saya dulu sedang mengandung saya di Bali. Jadi ada ikatan batin. Nggak tahu kenapa, kalau bikin lagu tentang Bali tuh rasanya gampang banget,” kata Tohpati sambil tersenyum.

Tak sekadar terinspirasi, Tohpati mengaku sangat takjub dengan kebudayaan Bali. “Menurut saya budaya Bali itu ajaib. Ritmenya kaya, gamelannya presisi, cerah, dan powerful. Saya sempat jadi music director proyek ASEAN, jadi saya pelajari semua musik tradisi Asia Tenggara. Tapi tetap, menurut saya, Bali—Indonesia—yang paling luar biasa.”
Melalui proyek Ethnomission, Tohpati menunjukkan bahwa jazz tak harus eksklusif dan elitis. Justru ketika jazz menyatu dengan akar budaya lokal, ia menemukan kekuatan dan jiwa baru.
Baca juga : Lagunya Baru Semua, Tapi Malam Ini Merona!: Monita Tahalea Bikin Sejarah
Tohpati Ethnomission bukan hanya tampil di panggung, mereka hadir sebagai perwakilan suara-suara etnik Indonesia—dari lereng gunung hingga desa-desa yang kaya bunyi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim

