Video Musik

Cita Rahayu dan “Niscaya Nirkala” yang Disalahpahami TikTok

WARTAMUSIK.com – Jakarta. Cita Rahayu kembali bergema di ruang digital, kali ini bukan karena sensasi dangdut, melainkan tafsir berlapis atas karya barunya. Lagu ambient-folk berjudul “Niscaya Nirkala” mendadak ramai diperbincangkan di TikTok, meski telah dirilis sejak Juli 2025.

Melalui proyek ini, Cita—yang sebelumnya dikenal sebagai Cita Citata—secara konsisten menanggalkan citra lamanya. Ia memperkenalkan dirinya kembali sebagai musisi dengan pendekatan lebih sunyi, atmosferik, dan reflektif, jauh dari hiruk-pikuk panggung yang dulu membesarkannya.

Baca Juga : Beralih ke Pop, Cita Citata Rilis Single “Niscaya Nirkala”; Ruang Realitas dan Imajinasi Menyatu

Menariknya, video musik “Niscaya Nirkala” yang belakangan diulas sejumlah kreator TikTok. Beberapa di antaranya menafsirkan visual klip tersebut sebagai simbol praktik kultus atau sekte tertentu, terutama karena kemunculan figur tinggi berjubah biru yang dianggap menyeramkan.

Narasi tersebut berkembang cepat. Ada yang menyebut transformasi Cita terasa seperti “perjalanan ke sisi gelap”, bahkan menganggapnya sebagai karakter baru atau entitas lain yang berbicara melalui musiknya—sebuah pembacaan yang lahir dari potongan visual tanpa konteks utuh.

Cita Rahayu, Kamis, (18/12/2025), menegaskan bahwa “Niscaya Nirkala” tidak dimaksudkan sebagai simbol pemujaan atau ajaran tertentu. Ia menjelaskan bahwa lagu dan visualnya merupakan ruang interpretasi artistik, yang berangkat dari kontemplasi batin, spiritualitas personal, dan kebebasan berekspresi.

Alih-alih menawarkan dogma, karya ini justru mengajak pendengar untuk masuk ke lanskap emosi yang lebih abstrak. Visual yang gelap dan sunyi diposisikan sebagai metafora, bukan pesan literal yang layak disimpulkan secara sepihak.

Baca Juga : MV Ceria Titi DJ & Thomas Djorghi Sajikan Persahabatan Otentik

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana karya dengan pendekatan non-mainstream kerap rentan disalahpahami di era algoritma. Potongan video pendek sering kali mengaburkan konteks, sementara narasi sensasional lebih cepat menyebar dibandingkan penjelasan artistik.

Dengan “Niscaya Nirkala”, Cita Rahayu tampaknya tak sedang mencari pembenaran, melainkan ruang. Ruang untuk didengar tanpa prasangka, dan dinikmati sebagai karya yang terbuka bagi siapa pun yang bersedia membaca lebih dari sekadar permukaannya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Float Rayakan Proses Pendewasaan Lewat “The Mirror Song”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band independen Indonesia, Float, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan merilis single… Read More

15 hours ago

Pawsicles Tutup Era EP Lewat “Bittersweet Memories” Baru

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band indie pop Pawsicles kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Bittersweet Memories”… Read More

15 hours ago

Iwan Fals Ukir Sejarah di TT TasiFest 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Timor-Leste di ASEAN

DILI, WARTAMUSIK.com – TT TasiFest 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai festival budaya dan musik terbesar… Read More

2 days ago

iiso Gandeng Mura Masa Lewat Single Baru Best Friend

KOREA, WARTAMUSIK.com – Musisi asal Seoul, iiso, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Best… Read More

3 days ago

Penyanyi Thailand, VARITDA Perkenalkan Sisi Emosional Album Lewat Slow Burner

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi asal Thailand, VARITDA, melanjutkan perjalanan menuju album terbarunya CHAMPAGNE CHERRY melalui… Read More

4 days ago

Ungkap Tentang Persahabatan, Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Etenia Croft, menunjukkan produktivitasnya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul… Read More

4 days ago