WARTAMUSIK.com – Jakarta. Sebagaimana anjuran pemerintah dilarang mudik, IM3 Ooredoo mempersembahkan Collabonation Konser Silaturahmi Ramadhan bertajuk Momen Kebersamaan Rindu Pulang yang diselenggarakan pada (09/05/2021) live di YouTube.
Dipersiapkan dengan seluruh protokol kesehatan yang ketat, #Collabonation Konser Silaturahmi Ramadhan memberikan pengalaman serta rasa yang berbeda dari konser-konser Collabonation sebelumnya.
Baca Juga : Lagu ‘Angin di Lautan’ Tutup Kisah Collabonation CAMP The Series
IM3 Ooredoo mempu menghadirkan konser dengan suasana “rumah” sehingga dapat mengobati rasa rindu akan pulang ke kampung halaman melalui perjalanan cerita dan kolaborasi musik yang ditampilkan oleh Kunto Aji, Sal Priadi, Hindia, Yura Yunita, Petra Sihombing, Barasuara, dan Rendy Pandugo.
Fahroni Arifin, Senior Vice President – Head of Brand Management & Strategy of Indosat Ooredoo mengatakan, konser ini merupakan sebagai pengingat meskipun tidak bisa pulang ke kampung halaman, kita tetap dapat menjalin silaturahmi tanpa henti.
“Yang menjadi spesial adalah kita membawakan suasana “rumah” untuk mengobati kerinduan tersebut. Meskipun konser ini cukup dinikmati oleh audience dari rumah, namun kita tetap akan bisa merasakan nuansa Lebaran di kampung halaman,” katanya.
Surya Penny, sutradara dari #Collabonation Konser Silaturahmi Ramadhan menjelaskan, terbatasnya ruang gerak musisi di industri saat ini membuatnya berpikir untuk melakukan inovasi konser virtual yang berbeda.
Baca Juga : Begini Keseruan Kolaborasi Perdana Rendy Pandugo dan Pamungkas di Collabonation Concert
“Kami mencoba untuk memanjakan visual penonton dengan dengan menggambarkan 4 jalan cerita dengan set live konser yang berbeda-beda. Visualisasi tersebut akan mencoba mengungkapkan kerinduan tiap pribadi yang terhalang oleh keadaan terutama di bulan suci Ramadhan,” terang Surya.
Sal Priadi mengatakan, ia menyiapkan aransemen khusus yang dapat mengobati kerinduan melalui lagu. Lewat kolaborasi ini, dirinya ingin memvisualisasikan pesan meskipun satu dengan yang lain tidak dapat bertatap muka semudah dulu. [*]
- Penulis : Sofia Nurmala S
- Editor : Fatkhurrohim