WARTAMUSIK.com – Jakarta. Daniel Dyonisius, pemrakarsa Varnasvara —sebuah kolektif musik jazz rock yang mengeksplorasi interaksi antara penulisan lagu, musik elektronik, dan bahasa musik daerah di Indonesia.
Grup eksperimental ini didirikan dengan visi untuk membuka ruang belajar, diskusi, dan komunikasi antara komposisi musik beraliran jazz rock dengan berbagai warna musik tradisional Nusantara.
Baca juga : AneeSa dan Rendy Pandugo, Gambarkan Rumah Dengan Kenanganya Melalui ‘lost house’
Setelah kurang lebih satu tahun berproses, Varnasvara merilis sebuah single perdana bertajuk “Relung”, dengan musik dan lirik yang ditulis oleh Dan sendiri. Meskipun ‘Relung’ masih mempertahankan elemen improvisasi jazz yang dikemas dengan nuansa indie rock.
Suatu warna musik yang diramu dalam track ini mampu menggambarkan keberangkatan yang cukup jauh dari format gitar trio di album Miles to Go, yang melibatkan dukungan dari musisi Dewa Budjana.
‘Relung’ menawarkan kebaharuan dan warna musik beragam yang lahir dari perpaduan vokal dengan instrumentasi yang kaya mulai dari gitar dan synthesizer hingga alat musik tradisional/etnik seperti kongahyan, tehyan, rebab, kendang, dan rindik.
Baca Juga : Kolaborasi Lintas Negara Television off dengan Lacuna, Hadirkan ‘Do You?’
Dengan lirik berbahasa Indonesia, ‘Relung’ membawa pengaruh dari karya-karya musisi tanah air seperti Guruh Sukarno Putra, Ebiet G. Ade, Chrisye, Eros Djarot, Yockie Suryoprayogo, dan Dewa Budjana. Adapun inspirasi di balik lagu ini berangkat dari refleksi diri penulis serta interaksinya dengan berbagai kelompok rentan.
‘Relung’ bercerita mengenai kedalaman dan keindahan kreativitas kelompok-kelompok ini, khususnya anak-anak neurodivergen, yang masih terkadangdisalahartikan dan distigmatisasi masyarakat.
Penggarapan ‘Relung’ didukung oleh berbagai musisi, termasuk Daniel Dyonisius (penulis lagu, gitar, vokal, bas, synthesizer), Ursulla Serenakartika (vokal), Seto Noviantoro (kongahyan, tehyan, rebab), AU Agus Maulana (kendang),Jambul Aditya Puma (rindik), dan Kelvin Andreas (drums).
Baca Juga : Single ‘Romansa Masa Muda’ Perayaan Kisah Cinta Pada Fase Dimabuk Asmara
Track ini juga menghadirkan Sri Hanuraga (electric piano, synthesizer) sebagai musisi bintang tamu, serta didukung penyanyi latar Klemensia Aubriel, Patricius Fillio, Melkior Sebastian, Pulkeria Anabel, Adelanny Sitompul, Uti Sitompul, dan Cindy Claudia Chandra.
Single ‘Relung’ menjadi langkah pertama Varnasvara dan Daniel Dyonisius dalam menggarap sebuah album berisikan lagu-lagu ciptaan sendiri yang akan dirilis di tahun 2024. Dengan visi kolaboratif ini, Varnasvara akan terus menjelajahi dan menggabungkan warna-warna musik untuk menciptakan pengalaman yang unik bagi para pendengar. (*)
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan penulis lagu asal Thailand, pami, kembali memperluas katalog musiknya melalui… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Kolaborasi antara Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan kembali berlanjut melalui… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com - Musisi independen asal Bandung, Sipian, resmi merilis single terbaru bertajuk "ANTI" di… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan penulis lagu asal Malaysia, Luqman Podolski, menghadirkan sudut pandang berbeda… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Setelah lebih dari satu dekade vakum dari sorotan publik, Discus kembali membuka… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lumina Scarlet mengumumkan rencana ekspansi ke pasar Asia Tenggara dengan tampil di… Read More
Leave a Comment