Akram menceritakan, pesan di lagu ini sebenarnya adalah bahwa kita manusia adalah makhluk sosial yang butuh orang lain. Sebisa mungkin jangan merasa menjadi orang yang paling penting di dunia ini.
Baca Juga : Merayakan Hubungan Personal, Sal Pribadi Merilis Single Terbaru Berjudul “Serta Mulia”
“Kenapa judulnya Kura-Kura, itu merupakan analogi bahwa jika suatu hari nanti tidak ada orang yang membantu, karena kesombongan di masa lalu, Jadinya kan malu sendiri. Seperti sedang di uji menjadi kura-kura yang bersembunyi dibalik tempurung,” katanya.
Lirik demi lirik di dalam lagu ini menggambarkan sebuah proses pendewasaan diri dari seseorang. Karya Akram memang selalu mengangkat tema keseharian dan keresahan manusia dengan memberikan kekuatan pada penulisan lirik.
Baca Juga : Album “beforelight”, Kontemplasi Rock dan Electronic dari Mothern
“Untuk aransemen musiknya masih di genre Pop cuma saya memasukkan unsur-unsur musik dari luar, sedikit banyak dipengaruhi oleh musisi Jepang favorit saya diantaranya Radwimps, Yonezu Kenshi, Super Sale, The Charm Park dan lain-lain,” jelas Akram.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Duo Kini & Nanti merilis single perdana bertajuk “Pelan Pelan Sembuh”, menghadirkan… Read More
JAKARTA, WARTAUSIK.com — DJ dan produser Jidho resmi merilis single debut bertajuk “SUGARCANE”, menandai transformasinya… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Kompilasi independen Revolution Autumn #3 resmi dirilis sebagai penutup trilogi Revolution Autumn,… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Dul Jaelani merilis single terbaru berjudul “Usia 25” pada 17 April 2026.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Ajang penghargaan musik Indomusik Awards kembali digelar pada 2026 dengan skala yang… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Unit emo asal Sidoarjo, Decemberism, merilis single terbaru bertajuk “A Summer Bluer”… Read More
Leave a Comment