Akram menceritakan, pesan di lagu ini sebenarnya adalah bahwa kita manusia adalah makhluk sosial yang butuh orang lain. Sebisa mungkin jangan merasa menjadi orang yang paling penting di dunia ini.
Baca Juga : Merayakan Hubungan Personal, Sal Pribadi Merilis Single Terbaru Berjudul “Serta Mulia”
“Kenapa judulnya Kura-Kura, itu merupakan analogi bahwa jika suatu hari nanti tidak ada orang yang membantu, karena kesombongan di masa lalu, Jadinya kan malu sendiri. Seperti sedang di uji menjadi kura-kura yang bersembunyi dibalik tempurung,” katanya.
Lirik demi lirik di dalam lagu ini menggambarkan sebuah proses pendewasaan diri dari seseorang. Karya Akram memang selalu mengangkat tema keseharian dan keresahan manusia dengan memberikan kekuatan pada penulisan lirik.
Baca Juga : Album “beforelight”, Kontemplasi Rock dan Electronic dari Mothern
“Untuk aransemen musiknya masih di genre Pop cuma saya memasukkan unsur-unsur musik dari luar, sedikit banyak dipengaruhi oleh musisi Jepang favorit saya diantaranya Radwimps, Yonezu Kenshi, Super Sale, The Charm Park dan lain-lain,” jelas Akram.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Etenia Croft, menunjukkan produktivitasnya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dangdut senior Cici Faramida kembali menghadirkan salah satu karya paling ikonik… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi dan produser asal Bekasi Selatan, Chaeroel, kembali memperkenalkan warna musik electrodut… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Proyek musik Mirip Guntur kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Bukan… Read More
SINGAPURA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi, penulis lagu, dan produser asal Singapura, Alicia DC, resmi membuka fase… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Setelah sempat lama tidak merilis karya baru, Duo Serigala kembali meramaikan industri… Read More
Leave a Comment