Konser

Erasmus Huis Club Night 2026 Hadirkan NALA dan Talenta Elektronik Indonesia

Jakarta, WARTAMUSIK.com – Erasmus Huis membuka program budaya tahun 2026 dengan kembali menggelar Erasmus Huis Club Night edisi kedelapan, menghadirkan DJ asal Belanda NALA bersama sejumlah DJ muda Indonesia, termasuk ELLGA, Mashito, kolektif SALA, serta visual artist ADXITA.

Event yang digelar Sabtu, (24/1/2026) lalu, menyoroti pertukaran kreatif dan hubungan budaya Indonesia-Belanda, sekaligus memperkenalkan konsep silent disco pertama di perpustakaan Erasmus Huis.

Baca Juga : Bruno Mars Pecahkan Sejarah Lewat Konser Virtual di Roblox

Erasmus Huis Club Night dikenal sebagai ruang eksplorasi musik elektronik lintas negara yang konsisten menarik lebih dari 600 pengunjung di setiap penyelenggaraannya. Tahun ini, program menghadirkan pengalaman berbeda dengan mengubah area perpustakaan menjadi lantai dansa interaktif melalui teknologi silent disco.

NALA didapuk sebagai penampil utama. DJ global asal Belanda ini dikenal lewat eksplorasi musik club berenergi tinggi dengan pendekatan lintas genre dan dominasi elemen bass. Selain tampil di panggung utama, NALA juga membagikan pengalaman profesionalnya melalui workshop DJ yang diselenggarakan bersama SAE Indonesia Creative Media Academy.

“Penonton akan diajak menikmati perjalanan ritmis dengan warna suara perkusi dan eklektik yang menjaga energi lantai dansa sepanjang malam,” ujar NALA.

Penampil lokal turut memperkuat atmosfer acara. ELLGA akan membawakan set yang memadukan acid, indie dance, hingga techno eksperimental. Sementara Mashito menghadirkan perpaduan underground house dengan sentuhan musik populer, dipengaruhi grime, moombahton, hip-hop, dan R&B.

Baca Juga : The Rasmus Rayakan Album WEIRDO Gelar Tour di Australia

Konsep silent disco akan dipimpin kolektif SALA yang terdiri dari Finish, Masguna, Reno Renatama, dan Sergio Berlino, dipadukan visual imersif karya ADXITA. Kolektif ini dikenal aktif membangun ruang inklusif bagi perkembangan skena house music lokal melalui pendekatan teknologi dan kolaborasi lintas komunitas.

Direktur Erasmus Huis, Nicolaas de Regt, menyebut program ini sebagai pembuka rangkaian kegiatan budaya sepanjang 2026 yang berfokus pada kolaborasi generasi kreatif kedua negara. (*)

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Namira Anjali Rilis Single “Di Ujung Waktu” Rasa Cinta dan Realitas

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Solois pendatang baru Namira Anjali merilis single debut “Di Ujung Waktu”, lagu… Read More

16 hours ago

Syifa Mahirah Rilis Single Debut Jerih Penat, Lagu Pengakuan

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi pendatang baru Syifa Mahirah (23 thn) resmi merilis single debut berjudul… Read More

2 days ago

Aku Jeje Rilis Single “Melati”, Sekuel Sunyi Penuh Makna

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Aku Jeje merilis single terbaru berjudul “Melati” pada 2026 di berbagai platform… Read More

2 days ago

Jey Denise Rilis Single Kedua “No. 1 Priority”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi sekaligus penulis lagu Indonesia Jey Denise resmi merilis single terbarunya berjudul… Read More

3 days ago

Shenyliega Debut Musik Lewat Single Pop Jepang “Melangkah”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Content creator muda asal Bangka Belitung Shenyliega resmi memulai langkah di industri… Read More

3 days ago

Allan Andersn Rilis Single City Pop “Mau But Malu”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia Allan Andersn merilis single terbaru berjudul… Read More

4 days ago