Konser

Festival Pestapora 2025 Tersandung Isu Sponsor dan Persepsi Publik

Di tengah tekanan publik yang semakin besar di ruang digital, penyelenggara akhirnya memutus kerja sama dengan sponsor tersebut. Keputusan ini diumumkan melalui Instagram resmi Pestapora, disertai permintaan maaf dan pengakuan adanya kekeliruan dalam proses kerja sama.

Langkah ini menunjukkan upaya untuk merespons situasi secara terbuka, sekaligus menjaga hubungan dengan publik.

Dalam konteks komunikasi krisis, cara penyampaian seperti ini menjadi penting. Tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga memperhatikan bagaimana pesan diterima oleh audiens. Sikap terbuka, pengakuan kesalahan, serta nada komunikasi yang empatik dapat membantu meredakan ketegangan yang muncul di tengah publik.

Baca Juga : Shinedown Mundur dari Festival Rock the Country Demi Menjaga Pesan Persatuan

Selain isu sponsor, tantangan lain juga muncul selama penyelenggaraan. Perubahan jadwal akibat situasi keamanan, yang kemudian disampaikan melalui kanal media sosial resmi, menimbulkan keluhan dari penonton terkait antrean panjang dan ketidakjelasan informasi.

Suasana festival Pestapora yang menghadirkan ratusan musisi dan ribuan penonton. Sumber: Website resmi www.pestapora.com

Reaksi penonton yang tersebar di media sosial menunjukkan bagaimana pengalaman langsung di lapangan dapat dengan cepat memengaruhi persepsi publik secara luas.

Peristiwa Pestapora 2025 memberikan pelajaran penting bagi industri festival musik di Indonesia. Penyelenggara tidak hanya perlu memperhatikan aspek teknis dan hiburan, tetapi juga sensitivitas publik serta dinamika percakapan di media sosial.

Pada akhirnya, krisis tidak selalu berujung pada kerusakan reputasi. Dengan respons yang tepat—melalui keterbukaan, transparansi, dan kepekaan terhadap reaksi publik—organisasi justru dapat mempertahankan kepercayaan sekaligus menunjukkan komitmen terhadap nilai yang mereka bawa. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Penulis : Arifanissa Hartuningtyas Utari (Mahasiswi Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
  • Editor : Fatkhurrohim

Page: 1 2

admin

Leave a Comment

Recent Posts

What a Duo! Harp meet Guitar…

JAKARTA, WARTAMUSIIK.com – Jakarta Bayangkan sebuah duo, yang menggoda kuping. Bisa sampai ke hati. Alunan… Read More

1 week ago

Lyodra Hadirkan Perjalanan Patah Hati hingga Jatuh Cinta di Album Ketiga

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lyodra membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional dari patah hati menuju keberanian untuk… Read More

1 week ago

“Selamat Datang”, Single Debut Fe tentang Penerimaan Hidup

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Fe, nama panggung Fenny Noviarma, memulai perjalanan musiknya dengan merilis single debut… Read More

1 week ago

Sore Ungkap Inspirasi Bermusik Lewat Enam Buku di 25/7 Prelude

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Buku dan musik menjadi dua medium yang saling terhubung dalam membentuk perspektif… Read More

1 week ago

South Queen Perkenalkan Hipdut, Padukan Dangdut dan Hip-Hop

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Dangdut kembali mendapat ruang untuk bereksperimen melalui perpaduan dengan hip-hop dan produksi… Read More

2 weeks ago

1,2 Juta Suara Publik Tentukan Pemenang di Indomusik Awards 2026

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Indomusik Awards 2026 menghimpun lebih dari 1,2 juta suara publik dalam penyelenggaraan… Read More

2 weeks ago