Categories: IsuMancanegara

Jackson Wang Rilis Single Terbaru “High Alone” dan Video Musiknya sebagai Pembuka Album MAGIC MAN 2

WARTAEVENT.com – Jakarta. Jackson Wang, baru saja merilis single terbaru “High Alone”, bersamaan dengan video musik yang visualnya memukau. Lagu ini menjadi pembuka dari album terbarunya, MAGIC MAN 2, yang akan segera hadir di tahun 2025.

Sebagai lagu yang sangat introspektif, “High Alone” membahas tema-tema berat seperti kerentanan, kesepian, dan patah hati. Jackson Wang menuangkan perasaan mendalam yang menginspirasi lagu ini, dengan menyebutkan, “Luka terdalam seringkali bukan berasal dari musuhmu,”.

Baca Juga : Tilly Birds Luncurkan Single Nostalgia dengan Sound Fresh, “Retro-39”

Lagu ini menggambarkan bagaimana konflik internal bisa menjadi tantangan yang lebih besar daripada permasalahan eksternal. Lagu ini tidak hanya menggambarkan perjuangan personalnya, tetapi juga perkembangan emosional yang ia alami dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam “High Alone”, Jackson juga berperan sebagai co-writer, yang menambah kedalaman pada lirik yang sangat pribadi ini. Lagu ini menandai dimulainya babak baru dalam karier musik Jackson, sekaligus menjadi jembatan menuju album MAGIC MAN 2 yang lebih gelap dan penuh gejolak.

“High Alone” juga menandai kembalinya persona MAGIC MAN, yang pertama kali diperkenalkan pada 2022 dan sukses di tangga lagu Billboard. Album MAGIC MAN 2 direncanakan rilis tahun ini, akan dibagi menjadi empat babak yang menggambarkan perjalanan Jackson; berduka, memperlihatkan perasaan dan pengalaman batin yang lebih kompleks.

Untuk video musik (VM) “High Alone” memperkaya pengalaman pendengar dengan mengaburkan batas antara ilusi dan realita. Dalam video ini, Jackson berperan sebagai MAGIC MAN, menampilkan aksi handcuff escape di dalam air, yang menegangkan dan mendebarkan.

Baca Juga : Sabrina Carpenter Rilis Album Baru “Short n’ Sweet” dan Penampilan Spesial di MTV Video Music Awards

Dengan menggunakan dunia ilusi sebagai metafora, video musik ini menyentuh aspek penting dari industri hiburan dan kehidupan manusia pada umumnya, termasuk sudut pandang MAGIC MAN tentang perbedaan antara bagaimana sebuah pertunjukan dipersepsikan oleh publik dan manajemen. (*)

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Float Rayakan Proses Pendewasaan Lewat “The Mirror Song”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band independen Indonesia, Float, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan merilis single… Read More

18 hours ago

Pawsicles Tutup Era EP Lewat “Bittersweet Memories” Baru

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band indie pop Pawsicles kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Bittersweet Memories”… Read More

18 hours ago

Iwan Fals Ukir Sejarah di TT TasiFest 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Timor-Leste di ASEAN

DILI, WARTAMUSIK.com – TT TasiFest 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai festival budaya dan musik terbesar… Read More

2 days ago

iiso Gandeng Mura Masa Lewat Single Baru Best Friend

KOREA, WARTAMUSIK.com – Musisi asal Seoul, iiso, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Best… Read More

3 days ago

Penyanyi Thailand, VARITDA Perkenalkan Sisi Emosional Album Lewat Slow Burner

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi asal Thailand, VARITDA, melanjutkan perjalanan menuju album terbarunya CHAMPAGNE CHERRY melalui… Read More

4 days ago

Ungkap Tentang Persahabatan, Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Etenia Croft, menunjukkan produktivitasnya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul… Read More

4 days ago