WARTAMUSIK.com – Jakarta. Michael Prabawa Mohede, atau akrab disapa Mike Mohede, yang terakhir kali sebelum berpulang ke yang Maha Kuasa, berhasil mencetak beberapa “HITS” di antranya, “Sahabat jadi cinta”, “Kucinta Dirinya”, “Sampai Kapan”, “Demi Cinta”, “Mampu Tanpanya” dan lainnya.
Setelah sekian lama, pihak label dan management mike mohede, akhirnya memutuskan untuk merilis lagu-lagu dan album tersebut, yang merupakan “Unreleased song and album” agar penikmat musik dan penggemar bisa ikut menikmati karya-karya Mike Mohede yang belum sempat dirilis dan sudah dikerjakan sebelum beliau meninggal dunia.
Baca Juga : Meiska Mengaku Belum Percaya Diri Merilis Album Penuh Berjudul “Hanya Figuran” Ini Ceritanya
Album itu sendiri berisi 10 (sepuluh) lagu, yang diantaranya ada beberapa lagu recycle dari artis lain, dan beberapa diantaranya lagi adalah lagu baru yang merupakan lagu-lagu ciptaan Mike Mohede dan beberapa composer lain.
Ada beberapa lagu yang menjadi unggulan untuk di rilis, diantaranya adalah “Semua Itu Tulus”, “Hey Lady”, dan “Mengapa”. Untuk single pertama yang disepakati bersama oleh pihak label dan management adalah “Semua itu tulus”.
Baca Juga : Neona Rilis Mini Album “Pretty Girl Rock” dengan Dance Camp Meriah
Single “Semua itu tulus” adalah lagu yang diciptakan oleh Mike Mohede, yang terinspirasi dari kehidupan pribadinya, dimana lagu ini menceritakan tentang betapa tulusnya perasaan cinta dan kasih sayang yang diberikan oleh Mike kepada pasangannya.
Namun masih banyak kesalahan yang dilakukan mike dalam hubungannya, termasuk salah satunya adalah masalah waktu, dimana mike yang merupakan seorang artis, yang kadang merasa sulit untuk membagi waktu antara ke-artisannya dengan waktunya bersama pasangan.
Ada kesulitan yang dialami oleh pihak label untuk lagu “Semua Itu Tulus” karena lagu ini masih berbentuk demo lagu dengan pengambilan suara Mike seadanya yang pastinya sudah tidak bisa di ulang lagi.
Baca Juga : Donne Maula Resmi Merilis Album Bertajuk ‘Daur Hidup’
Namun pada akhirnya, lagu ini berhasil dikerjakan. Meskipun sudah selesai dikerjakan, pihak label dan manajemen masih merasa ada beberapa bagian yang sepertinya masih kosong di dalam lagu ini.
Hingga akhirnya pihak label dan management meminta Judika Sihotang untuk mengisi bagian yang kosong itu. Judika pun mengambil dan merekam bagiannya di lagu ini dengan kondisi lagu yang sudah jadi. Dan ternyata dengan adanya Judika di lagu ini pun, menambahkan nyawa yang terasa lebih hidup untuk lagu ini.
Baca Juga : More on Mumbles Merilis Album Pertama Berjudul ‘( Masih ) Kalah’
Adapun dirilisnya lagu ini, agar siapapun yang mendengarkannya bisa mendapatkan inspirasi, serta memberikan hal dan motivasi baik untuk hidupnya. Serta dapat kembali mengenang keberadaan salah satu solois terbaik Indonesia yaitu Mike Mohede. (*)
- Editor : Fatkhurrohim