KELJO merilis “Cinta/Candu”, single RnB fusion hiphop dangdut yang mengangkat sisi toxic relationship dan rasa terbiasa sebagai candu.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi sekaligus produser KELJO kembali mengeksplorasi dinamika asmara melalui single terbaru, “Cinta/Candu”. Lagu ini mengangkat sisi getir hubungan toksik ketika pertengkaran, ketidaknyamanan, dan rasa terbiasa justru membuat pasangan sulit meninggalkan satu sama lain.
“Cinta/Candu” tidak sekadar memotret konflik dalam hubungan, tetapi juga membedah bagaimana habituation atau rasa terbiasa dapat membuat seseorang bertahan dalam relasi yang sebenarnya tidak sehat. Dalam kondisi tersebut, pertengkaran yang berulang perlahan menjadi bagian dari hubungan, bahkan terasa seperti “candu” yang sulit dilepaskan.
Baca Juga : Lalahuta Tafsir Ulang Cobalah Untuk Setia Lewat LSIH
“Banyak orang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat bukan karena mereka tidak tahu itu beracun, tapi karena mereka sudah terlalu biasa dan tidak tahu lagi cara untuk memulainya tanpa satu sama lain. Rasa terbiasa itu terkadang berubah jadi candu,” ujar KELJO, Sabtu, (29/8/2026).
Dari sisi musikal, KELJO memilih pendekatan yang cukup berani. “Cinta/Candu” memadukan RnB, hiphop, dan dangdut dalam satu aransemen. Beat hiphop yang dinamis bertemu karakter RnB yang halus dan aksen dangdut, menghasilkan warna yang modern sekaligus dekat dengan selera pendengar muda.
KELJO bertindak sebagai produser dalam penggarapan lagu tersebut. Ia kembali berkolaborasi dengan Xerikho dan Devin Adamn sebagai co-producer, setelah sebelumnya ketiganya terlibat dalam produksi single “Putri Iklan”.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan konsistensi KELJO dalam mengolah berbagai pengaruh musik menjadi identitas yang lebih personal. Jika “Cinta/Candu” terdengar ringan dari sisi musikal, tema yang dibawanya justru mengajak pendengar melihat kembali batas antara cinta, kenyamanan, dan ketergantungan emosional.
Baca Juga : Aftersunset Masuki Era Baru Bersama Vokalis Roni Budiman
Melalui single ini, KELJO menunjukkan bahwa eksplorasi genre tidak harus mengorbankan cerita. “Cinta/Candu” menjadi ruang untuk membicarakan hubungan yang sulit ditinggalkan, ketika rasa cinta dan kebiasaan telah bercampur hingga batas di antara keduanya semakin kabur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAMUSIIK.com – Jakarta Bayangkan sebuah duo, yang menggoda kuping. Bisa sampai ke hati. Alunan… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lyodra membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional dari patah hati menuju keberanian untuk… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Fe, nama panggung Fenny Noviarma, memulai perjalanan musiknya dengan merilis single debut… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Buku dan musik menjadi dua medium yang saling terhubung dalam membentuk perspektif… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Dangdut kembali mendapat ruang untuk bereksperimen melalui perpaduan dengan hip-hop dan produksi… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Indomusik Awards 2026 menghimpun lebih dari 1,2 juta suara publik dalam penyelenggaraan… Read More
Leave a Comment