JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union, resmi kembali meramaikan industri musik dengan merilis single terbaru berjudul “Senyawa dan Candu” pada 13 Februari 2026.
Vokalis Killing Me Inside, Onadio Leonardo, Jum’at, (13/2/2026), menyatakan bahwa rilisan ini menandai comeback mereka setelah penampilan terakhir pada September tahun lalu sekaligus menjadi fase baru perjalanan musikal grup tersebut.
Baca Juga : Ghea Rilis Lagu “1000x”, Refleksi Cinta yang Tak Perlu Validasi Media Sosial
Single ini lahir dari pengalaman personal sang vokalis, Onadio Leonardo, yang menulis lagu tersebut saat menjalani rehabilitasi selama tiga bulan. Lagu “Senyawa dan Candu” menjadi karya yang sangat reflektif, menggambarkan penyesalan, proses introspeksi diri, serta upaya bangkit dari kesalahan di masa lalu.
“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Saat rehab, gue nggak tahu mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi. Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” ungkap Onad.
Dalam proses kreatifnya, Onad menulis lirik dan konsep lagu secara mandiri. Sementara dari sisi musikal, penggarapan lagu ini turut dibantu oleh Raka, Sansan, serta Rudye yang merupakan eks personel Killing Me Inside yang masih terlibat dalam proses produksi.
Menariknya, “Senyawa dan Candu” juga menjadi momen penting karena menghadirkan warna baru bagi Killing Me Inside Re:union. Setelah lama dikenal dengan lagu-lagu berbahasa Inggris, kali ini mereka menghadirkan karya dengan lirik Bahasa Indonesia serta pendekatan musik yang lebih pop dengan visual yang lebih cerah.
Baca Juga : Band Daun Jatuh dan Syiqin Azin Satukan Emosi dalam Single “Diam Seribu Diam”
Onad menyebut perubahan ini sebagai bagian dari proses rebranding band. “Kita mau rebranding lagi. Gue ngerasa ini ramuan Killing Me Inside Re:union yang paling pas. Kita selalu gagal bikin lagu Bahasa Indonesia, tapi akhirnya kejadian juga dan ini yang kita suka. Pop-nya Killing Me Inside Re:union tuh segini,” jelasnya.
Comeback ini juga menjadi pembuka dari berbagai rencana yang tengah disiapkan Killing Me Inside Re:union sepanjang 2026. Selain merilis single, band ini juga mengisyaratkan kemungkinan merilis EP baru setelah cukup lama tidak menghadirkan proyek format tersebut. “Yang jelas, priority gue tahun ini adalah Killing Me Inside Re:Union,” tutup Onad. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Solois pendatang baru Namira Anjali merilis single debut “Di Ujung Waktu”, lagu… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi pendatang baru Syifa Mahirah (23 thn) resmi merilis single debut berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Aku Jeje merilis single terbaru berjudul “Melati” pada 2026 di berbagai platform… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi sekaligus penulis lagu Indonesia Jey Denise resmi merilis single terbarunya berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Content creator muda asal Bangka Belitung Shenyliega resmi memulai langkah di industri… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia Allan Andersn merilis single terbaru berjudul… Read More
Leave a Comment