Mikha Tambayong dan Rayi Putra merilis Jalan Tengah, lagu tentang perpisahan dewasa yang menegaskan cinta tak selalu cukup.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan aktris Mikha Tambayong kembali merilis karya terbaru melalui kolaborasi bersama Rayi Putra dalam single “Jalan Tengah” yang dirilis di bawah label MyMusic Records.
Lagu ini mengangkat tema perpisahan dari sudut pandang yang lebih dewasa, ketika dua orang saling mencintai namun menyadari bahwa perbedaan membuat hubungan sulit dipertahankan.
Baca Juga : Single “good alone” Rayakan Kemandirian Lewat Pesan Mencintai Diri Sendiri Lebih Dulu
Ditulis oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy dari RAW Music, “Jalan Tengah” tidak mengusung konflik berupa pengkhianatan atau hubungan toksik. Sebaliknya, lagu ini menggambarkan pasangan yang berusaha mempertahankan hubungan hingga akhirnya menerima bahwa cinta saja tidak selalu cukup.
Narasi tersebut diperkuat melalui lirik yang menampilkan perbedaan sederhana dalam keseharian, mulai dari selera hingga cara pandang hidup. Perbedaan yang semula tampak sepele perlahan berkembang menjadi jurang yang sulit dijembatani, hingga keduanya memilih berpisah tanpa saling menyalahkan.
Rayi menyebut “Jalan Tengah” sebagai mature break-up song, yakni lagu tentang perpisahan yang mengedepankan penerimaan, bukan amarah. Pesan utamanya menegaskan bahwa berakhirnya sebuah hubungan tidak selalu berarti kegagalan, melainkan bentuk penghargaan terhadap perjalanan yang pernah dijalani bersama.
Bagi Mikha Tambayong, proyek ini memiliki makna personal. Ia mengungkapkan kolaborasi tersebut menjadi momen yang telah diimpikan sejak mengikuti ajang pencarian bakat pada 2008, ketika pertama kali bertemu Rayi Putra dan berharap suatu saat bisa berduet dengannya.
Baca Juga : Angkat Kebebasan Personal, Rucky Markiano Rilis Single Halu Kau Benalu
Dari sisi produksi, Bianca Nelwan dipercaya sebagai vocal director, sementara proses mixing dan mastering dikerjakan Reyner Ferdinand. Adapun video musiknya disutradarai Moedhalie dengan menghadirkan simbol labirin sebagai representasi perjalanan dua individu yang akhirnya memilih arah berbeda.
Melalui “Jalan Tengah”, Mikha Tambayong dan Rayi Putra menghadirkan perspektif baru mengenai perpisahan. Alih-alih menonjolkan luka, lagu ini mengajak pendengar memahami bahwa terkadang hubungan berakhir bukan karena kurangnya cinta, melainkan karena masing-masing memiliki tujuan hidup yang berbeda. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi asal Jakarta, Fabian Putra, merilis single “Cara Tidak Mudah Untuk Menunda… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Pengorbanan seorang ayah dalam membangun masa depan anak menjadi tema utama single… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Bennett A.K. merilis “Get Back”, single keempat dari EP Choices yang telah… Read More
CIREBON, WARTAMUSIK.com — Kesalahpahaman dapat mengubah arah sebuah hubungan, bahkan ketika perasaan belum sepenuhnya hilang.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIIK.com – Jakarta Bayangkan sebuah duo, yang menggoda kuping. Bisa sampai ke hati. Alunan… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lyodra membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional dari patah hati menuju keberanian untuk… Read More
Leave a Comment