WARTAMUSIK.com – Jakarta. Besar di ‘kawah’ ajang pencarian bakat Indonesia Indol tahun 2018, Ayuenstar akhirnya memberanikan diri merilis single berjudul “Heart is Dying” yang terinspirasi dari kehidupan pribadinya.
“Jadi aku pernah ada di dalam satu hubungan, dimana hubungan itu toxic banget. Awalnya dia ini terlihat sayang banget tapi kok lama kelamaan dia mulai posesif dengan aku. Sampai mulai mengatur dan mengekang aku,” Ayuenstar mengisahkan lagu ciptaanya.
Baca Juga : Lagu “Hanya Memuji” Versi Krisdayanti & Sandhy Sondoro, Bukti Komitmen Atas Musik
Butuh keberanian yang luar biasa bagi Ayuenstar untuk mengungkapkan kisahnya tersebut. Dan rasa sakit hati serta kekecewaan itu berusaha digambarkan Ayuenstar melalui notasi demi notasi di lagu ini.
Secara lirik dan musik, lagu ini dibuat oleh Ayuenstar sendiri dalam waktu selama 6 jam saja. Untuk produksi musiknya, ia dibantu oleh rekan-rekan musisinya seperti Gunz dan Arsyih Idrak. Prosesnya pun lebih banyak dilakukan dengan diskusi via Whatsapp.
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAMUSIK.com - Proyek musik Mercusuar memasuki fase baru pada 2026 dengan formasi yang lebih… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Mengawinkan groove hip-hop yang modern dengan kehangatan nada keroncong rupanya bukan hal… Read More
WARTAMUSIK.com – Jakarta. Penyanyi dan penulis lagu Aruma resmi merilis EP terbarunya, Dan Ternyata Aku… Read More
WARTAMUSIK.com – Jakarta. Penyanyi, penulis lagu, produser, dan arranger R&B asal Malaysia, Nigel Tay atau… Read More
WARTAMUSIK.com – Jakarta. Seche resmi memulai kiprahnya sebagai solois melalui single debut berjudul “Apa Adanya”… Read More
KOREA, WARTAMUSIK.com – KIK resmi merilis single digital kolaborasi “ROAD” bersama penyanyi dan penulis lagu… Read More
Leave a Comment