Single Terbaru

Methosa Ajak Goyang Sambil Kritik Tambang Ilegal Lewat Lagu ‘Tarik Tambang’

WARTAMUSIK.com – Jakarta.  Siapa bilang kritik sosial harus disampaikan dengan wajah garang? Grup seniman Methosa justru memilih jalur yang berbeda: mereka mengajak pendengar bergoyang sambil merenung lewat single terbaru berjudul ‘Tarik Tambang’.

Lagu ini lahir dari keresahan terhadap maraknya tambang ilegal yang merusak hutan, mencemari lingkungan, dan mengusir masyarakat adat dari tanahnya sendiri.

Baca Juga : Ruth Garcia ‘Belah Hati’: Dari Centil di ‘Oh Cinta’ ke Cinta Dewasa yang Bikin Baper

Meski bertema serius, Methosa membungkusnya dengan musik ceria bernuansa suling dangdut yang “fenomenal” — bikin pendengar susah diam, tapi tetap tersentuh maknanya.

Dalam liriknya, Tarik Tambang menggambarkan situasi ketika daerah adat tiba-tiba dimasuki “orang yang membawa alat berat”, mengambil alih hutan, merampas tanah rakyat, lalu pergi meninggalkan kerusakan tanpa memberi manfaat untuk masyarakat setempat.

Kritik ini diarahkan pada praktik tambang ilegal yang sering berujung pada pencemaran air, udara, meningkatnya penyakit, hingga konflik horizontal di daerah tambang.

Methosa menegaskan, mereka hanyalah kumpulan seniman yang ingin menjadi corong suara rakyat. “Kami ingin kritik ini tetap bisa dinikmati, jadi bukan hanya marah-marah, tapi juga jadi pengingat dan penyeimbang peradaban,” ujar mereka.

Baca Juga : Tissa Biani Rilis Duet Haru Bareng Sita Nursanti, Bawakan Ulang Lagu Legendaris “Tegar”

Lewat lagu ini, Methosa mengajak publik untuk tidak lengah. Mereka mengingatkan bahwa “surga terakhir di bumi” sudah jadi korban, dan ancaman berikutnya bisa saja ada di halaman belakang rumah kita.

Pesannya jelas: perlindungan hukum dan regulasi pro-rakyat adalah kunci agar pertambangan membawa manfaat, bukan petaka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Float Rayakan Proses Pendewasaan Lewat “The Mirror Song”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band independen Indonesia, Float, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka dengan merilis single… Read More

18 hours ago

Pawsicles Tutup Era EP Lewat “Bittersweet Memories” Baru

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band indie pop Pawsicles kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Bittersweet Memories”… Read More

18 hours ago

Iwan Fals Ukir Sejarah di TT TasiFest 2026, Perkuat Diplomasi Budaya Timor-Leste di ASEAN

DILI, WARTAMUSIK.com – TT TasiFest 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai festival budaya dan musik terbesar… Read More

2 days ago

iiso Gandeng Mura Masa Lewat Single Baru Best Friend

KOREA, WARTAMUSIK.com – Musisi asal Seoul, iiso, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Best… Read More

3 days ago

Penyanyi Thailand, VARITDA Perkenalkan Sisi Emosional Album Lewat Slow Burner

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi asal Thailand, VARITDA, melanjutkan perjalanan menuju album terbarunya CHAMPAGNE CHERRY melalui… Read More

4 days ago

Ungkap Tentang Persahabatan, Etenia Croft Rilis “Kau Selalu Ada”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Etenia Croft, menunjukkan produktivitasnya di industri musik dengan merilis single terbaru berjudul… Read More

4 days ago