WARTAMUSIK.com – Surabaya. Tepat seminggu setelah Sara Fajira merilis single terbarunya berjudul “Julite” pada tanggal (12/02/2021) lalu di seluruh digital platform. Pada hari Jumat (19/02/2021) dirinya merilis Official Video Musik (VM) di akun YouTube-nya.
Sara Fajira yang mengajak Eddie Tripleks dalam “Julite”, resmi merilis music video lagu tersebut yang menjadi pembuka jalannya untuk menuju perilisan Album yang direncanakan dirilis dalam waktu dekat.
Baca Juga : Sukses Meraih Beragam Penghargaan, Sara Fajira Merilis Single Terbaru “Julite”
Music video ini di direct oleh Riezky dari Alexa Visual, dan proses shooting nya dilakukan di Surabaya.
Dalam video musik ini bercerita tentang Sara Fajira yang berkelahi dengan pikirannya sendiri, sehingga terlihat ada 2 kepribadian Sara yang muncul dalam music video ini.
Baca Juga : Single Weird Genius Berjudul “Lathi” Menuai Sukses di Kanal Digital
Sara berharap video musik “Julite” ini dapat mengangkat industri kreatif di Kota Pahlawan, karena semua yang terlibat dalam pembuatan ini adalah anak-anak kreatif dari Surabaya.
Pembuatan lagu ini dilakukan pada tahun 2012, lalu dilanjutkan revisi beberapa kali hingga menemukan hasil maksimalnya. Pada akhir tahun 2018, Sara Fajira memutuskan untuk membuat VM “Julite”.
Sara Fajira sempat menunda merilis lagu ini karena adanya isu bahwa Weird Genius & Sara Fajira akan bekerja sama dalam satu project postponed hingga wave “Lathi” menurun dan menurutnya saat ini lah waktu yg tepat untuk publish.
Baca Juga : 4 Podcast K-Pop Rekomendasi Saat Physical Distancing
“Julite” bercerita tentang seseorang yang bermasalah dengan dirinya sendiri. Seperti memiliki gangguan kepribadian ganda / gangguan identitas disosiatif. Berkelahi dengan pikiran sendiri, pikiran yang mengambil kendali atas pikiran yang selalu ingin tahu tidak pernah mudah untuk ditangani.
“Ini tentang aku berkelahi dengan pikiranku sendiri, dua kepribadian melawan satu sama lain. Pikiran yang rusak dan pikiran yang stabil. Tapi sekali lagi, hanya dalam pikiranku yang memikirkan terlalu banyak tentang diriku yang rusak,” pungkasnya. [*]
- Penulis : Wahyuningsih
- Editor : Fatkhurrohim