WARTAMUSIK.com – Semarang. Grup Musik Payung Teduh, tampil mebius para penonton dalam suatu konser bertajuk ‘Senandung di Taman. Pada hari Sabtu, (29/10/2022) kemarin di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang.
Malam itu, Payung Teduh tampil selama 90 menit dan membawakn sembila lagu; Rayuan Pulau Kelapa, Sebuah Lagu, Berjalanlah, Malam, Pagi Belum Sempurna, Suar, Nanti, Diamlah dan Resah.
Baca Juga : Luncurkan Single, Payung Teduh Ajak Kita Kembali Memuji Sang Pencipta Lewat Lagu ‘Suar’
Marsya Ditia, anggota Payung Teduh mengungkapkan, senang bisa hadir dan tampil secara langsung di Taman Indonesia Kaya. Melihat semangat dan antusiasme para penikmat seni di kota Semarang, memberikan energi dan semangat tersendiri bagi kami dalam menyuguhkan pertunjukan ini.
Payung Teduh tak sendirian ketika menghibur para penikmat seni yang memenuhi Taman Indonesia Kaya, dalam event ‘Senandung di Taman’ band indie beraliran fusi antara folk, keroncong, dan jazz ini berkolaborasi dengan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (PSM UNNES).
“Malam ini kami juga berkolaborasi dengan suara indah dan merdu dari para anggota PSM UNNES untuk membawakan dua buah lagu. Semoga penampilan kami dapat dinikmati dengan baik oleh masyarakat Semarang,” terang Marsya.
Baca Juga : Masih Aktif di Payung Teduh, 3 Personilnya Buat Band Baru Ini Single Debutnya
Payung Teduh diciptakan oleh dua teman dekat yang menggunakan sebagian besar waktu mereka untuk bermain musik di kantin kampus. Mereka menyediakan musik latar untuk Teater Pagupon di Universitas Indonesia.
Desember 2010, mereka memutuskan merekam musik yang sering mereka mainkan di teater. Seiring berjalannya waktu, Payung Teduh mendapat respon yang luar biasa dari pendengar, terutama di Asia seperti Jepang, Singapura, dan Malaysia.
Baca Juga : Hari Ke 2 Synchronize Fest 2022 Menjalin Kembali Talu Pertemuan yang Sempat Putus
Selain Marsya Ditia, band yang kini memiliki 5 album ini beranggotakan Alejandro Saksakame pada drum dan perkusi, Abdul Aziz pada bass, dan Ivan Penwyn pada gitar dan terompet. Pada 2021, Payung Teduh juga meluncurkan single berjudul Suar.
Sementara itu Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, ‘Senandung di Taman’ merupakan event pertunjukan pembuka Taman Indonesia Kaya setelah beberapa tahun terakhir vakum akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga : Didaur Ulang oleh Perona, Lagu “Curam Kehidupan” Jadi Lebih Kece
“Selama pandemi melanda, kami juga melakukan perbaikan beberapa fasilitas taman agar dapat berfungsi secara optimal. Semoga segala upaya yang kami lakukan dalam menyuguhkan ruang publik dan hiburan bagi masyarakat Semarang dapat diterima dengan baik,” ungkapnya. [*]
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Menjelang peringatan Hari Musik Nasional, komunitas pelaku musik Cita Svara Indonesia (CSI)… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Solois pendatang baru Namira Anjali merilis single debut “Di Ujung Waktu”, lagu… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi pendatang baru Syifa Mahirah (23 thn) resmi merilis single debut berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Aku Jeje merilis single terbaru berjudul “Melati” pada 2026 di berbagai platform… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi sekaligus penulis lagu Indonesia Jey Denise resmi merilis single terbarunya berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Content creator muda asal Bangka Belitung Shenyliega resmi memulai langkah di industri… Read More
Leave a Comment