Prass Gandeng 88Rising, Rilis Lagu Tentang Hidup dan Penerimaan
“Mungkin ini lagu gue yang paling nggak country,” katanya sambil tertawa. “Tapi gue bikin dengan pendekatan pop supaya lebih mudah dinikmati — bahkan pas lo lagi terjebak macet.”
Single ini, bersama “Free As A Bird”, akan masuk dalam album kedua Prass yang tengah disiapkan, berisi 12 lagu. Menariknya, perjalanan lagu ini juga menandai kolaborasi pertama Prass dengan 88Rising — perusahaan musik global asal Amerika Serikat.
Baca Juga : Clara Riva Lepas ‘Iya Iya Iya’, Sindiran Lucu Dunia Kerja
Awalnya kata Pras, Future Asian Music (FAM)—distributor digital yang terhubung ke 88Rising, mengontak dirinya untuk kolaborasi pada distribusi dan pitching playlist internasional. “Dengan rekam jejak 88Rising, gue harap musik gue bisa menjangkau lebih luas,” tambahnya optimis.

Dari “Lucky Man” di album debutnya (2023), hingga “Free As A Bird” dan kini “Pada Akhirnya Kita Kan Mati”, Prass menunjukkan konsistensinya sebagai musisi yang tumbuh lewat kejujuran dan perjalanan personal.
Ia menulis bukan untuk mengejar tren, tapi untuk menemukan makna baru dalam setiap lagu. Bersama 88Rising, langkahnya kini makin mantap menuju panggung global.
Baca Juga : Roziana Cindy Ungkap Luka Pengkhianatan Lewat Single Menyayat “Teganya”
Namun di balik itu semua, Prass tetap setia pada akar: Jatinangor, gitar akustik, dan cerita tentang hidup yang apa adanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim

