Saat Rindu Tak Lagi Sama, Ifan Seventeen Bicara Jujur
WARTAMUSIK.com – Jakarta. Ifan Seventeen kembali hadirkan single terbaru “Jangan Paksa Rindu (Beda)”—lagu yang terasa seperti jeda panjang dalam sebuah hubungan. Bukan tentang putus yang dramatis, melainkan tentang rasa yang pelan-pelan berubah, saat kebersamaan masih ada, tapi hati sudah tak sejalan.
Ditulis bersama Opik Kurdi, lagu ini mengajak bercermin pada hal-hal sederhana yang sering terlewat: kapan terakhir berbincang dari hati ke hati, menatap tanpa distraksi, atau mengatakan “aku cinta kamu” tanpa ragu.
Baca Juga : Tohpati Gandeng Fabio Asher Hidupkan Ulang “Cinta Kita”
Dari situ, Ifan menegaskan satu hal: jarak paling sunyi bukan soal fisik, tapi perasaan yang menjauh diam-diam. “Single Jangan Paksa Rindu (Beda), menangkap momen ketika dua orang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena terbiasa,” ungkapnya, Minggu, (11/1/2026).
Liriknya menyentil realitas banyak pasangan—termasuk generasi muda—yang memilih bertahan di zona aman meski hati sudah lelah. Pesannya sederhana namun tajam: rindu dan cinta tidak bisa dipaksa.
Baca Juga : Dul Jaelani Menyimpan Cinta Dalam Rock yang Jujur
Alih-alih menyulut emosi berlebihan, lagu ini memilih kejujuran yang tenang. Merelakan digambarkan bukan sebagai kekalahan, melainkan keberanian untuk berhenti menyakiti diri sendiri. Ada kedewasaan yang terasa dekat dengan fase hidup Gen-Z—belajar melepaskan tanpa harus menghapus kenangan.

Secara musikal, aransemen yang minimalis memberi ruang pada emosi. Vokal Ifan Seventeen terdengar hangat dan jujur, membuat lagu ini mudah menyusup ke playlist malam atau perjalanan pulang yang sunyi. Tidak ramai, tapi tepat sasaran.
“Banyak pasangan sebenarnya sudah mengkhianati perasaan sendiri,” ujar Ifan. Pernyataan ini terasa relevan di era serba cepat, ketika kejujuran pada diri sendiri sering kalah oleh ketakutan akan perubahan.
Baca Juga : Bukan Kita, Debut J.hana Tentang Cinta Setengah Hadir
Single ini menjadi bagian dari album Resonance, proyek yang menandai kembalinya Ifan ke wilayah emosional yang lekat dengan perjalanan Seventeen. Seperti maknanya, setiap lagu diharapkan meninggalkan getaran emosi yang bertahan, bahkan setelah musik berhenti.
Lewat “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Ifan Seventeen tidak menawarkan jawaban instan. Ia hanya mengajak kita berhenti sejenak, mendengarkan hati, dan memilih jujur—meski itu berarti harus berani melepaskan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim

