WARTAMUSIK.com – Bandung. Duo elektronik muda asal Bandung, White Chorus, kembali dengan single terbarunya berjudul “Alone Together”.
Lagu ini menjadi single keempat setelah “Heatwave”, “Telephone Call”, dan “I Shouldn’t Bring My Heart Next Time” yang merepresentasikan identitas musik terbaru mereka.
Baca Juga : Indah Kusuma, Membalut Single Terbarunya dengan Nuansa Korean Pop hingga R&B
Pada lagu ini pula, White Chorus berkolaborasi dengan dua musisi muda potensial lainnya, yakni Bleu House dan Untwine.
Dalam “Alone Together”, Clara Friska (Whiteskeleton) dan Emir Agung (Analogchorus) memotret sisi paling duniawi dari hubungan romansa masa kini. Lagu ini secara tidak langsung banyak membicarakan tentang relasi kuat antara cinta dan hawa nafsu (lust).
Baca Juga : Diproduseri Sendiri, Akram Rilis Single Terbaru “Kura-Kura”
“Hal ini kerap muncul karena adanya keraguan dalam diri, ditambah faktor-faktor eksternal seperti keterpisahan dan ketidak acuhan terhadap nilai-nilai semu di lingkaran sosial kita,” tutur Friska.
Bakal Merilis Album di Pertengahan Tahun
Sementara itu Emir menambahkan, tema yang disebutkan Friska mungkin terdengar kompleks, tapi kultur sekarang membuat mengonsumsi tema tersebut setiap hari, suka atau tidak suka.
Baca Juga : Merayakan Hubungan Personal, Sal Pribadi Merilis Single Terbaru Berjudul “Serta Mulia”
“Kami lalu menganalogikan fenomena itu seperti memakan makanan cepat saji atau Fast Food, yang menjadi judul album kami yang akan rilis di tengah tahun ini.”
Mengenai kolaborasinya dengan Bleu House dan Untwine, Friska dan Emir sepakat bahwa kehadiran mereka memberikan warna-warna yang memang dibutuhkan dalam lagu bernuansa trip-hop dan psychedelia ini.
Baca Juga : Syahravi, Merilis Single Terbaru, ‘4Ever (We Could Be)
Mamoy Frengers, Personil Bleu House yang membantu sebagai produser musik di lagu ini, juga menyatakan, lagu-lagu White Chorus memang selalu menantang untuk diproduksi, tapi itu membuat saya puas dan bangga bisa bekerja sama dengan mereka.
Selain dengan musisi, White Chorus juga bekerja sama dengan galeri kontemporer asal Bandung, Fries N Sauce, yang bertanggung jawab menerjemahkan “Alone Together” ke dalam simbol-simbol visual. [*]
- Penulis : Wahyuningsih
- Editor : Fatkhurrohim