Ia menganggap We Are King, Erykah Badu, Solange, The Internet dan FKA Twigs sebagai sosok yang paling mempengaruhi perspektif kreatifnya. Di samping itu, baru-baru ini ia terhasut oleh tata suara modular berkat Floating Points.
Baca Juga : Caldera Rilis Debut “Talk”, Surat Cinta untuk Kalian
Untuk pertama kali dalam hidupnya, kini Wizzy akan memusatkan diri menikmati kebebasan barunya dan membagikan pengalaman tersebut. Melalui garapan anyarnya yang tengah digodok, Wizzy mengaku merasa tanpa dibebani ambisi atau ekspektasi apapun selain milik dirinya sendiri.
“Bulan Agustus, ada kerjaan yang mengharuskan gue untuk berangkat ke Jakarta. Meskipun kerjaan dari salah satu stasiun televisi itu kompensasinya hanya sekedar uang transport dan ditransfer 3 bulan kemudian, gue tetep ambil karena gue tetep bersyukur masih bisa dapet kerjaan,” kata Wizzy.
Baca Juga : Usai Remake Lagu Dewa 19, Soundwave Rilis Single Terbaru “Liberty”
Hinga pada suatu momen, Wizzy sampai di Jakarta dan bertemu dengan Lintang (MV Director) dan Greybox (Music Producer) yang secara kreatif mengaku merasa sangat bersinergi dengan mereka.
CIREBON, WARTAMUSIK.com — Kesalahpahaman dapat mengubah arah sebuah hubungan, bahkan ketika perasaan belum sepenuhnya hilang.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIIK.com – Jakarta Bayangkan sebuah duo, yang menggoda kuping. Bisa sampai ke hati. Alunan… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lyodra membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional dari patah hati menuju keberanian untuk… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Fe, nama panggung Fenny Noviarma, memulai perjalanan musiknya dengan merilis single debut… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Buku dan musik menjadi dua medium yang saling terhubung dalam membentuk perspektif… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Dangdut kembali mendapat ruang untuk bereksperimen melalui perpaduan dengan hip-hop dan produksi… Read More
Leave a Comment