WARTAMUSIK.com – Jakarta. Dari tongkrongan anak muda yang punya hobi sama, lahirlah energi baru dalam skena musik independen Tanah Air. Mereka menamakan diri Summervoid, sebuah grup garage rock yang dibentuk pada (4/8/2023) lalu; Jaya Rahmana (vokal), Ferdi Febriansyah (gitar 1), Ryan Gunawan (gitar 2), Dezidan (bass), dan Ridwan Kyoum (drum).
Namun, seperti banyak perjalanan band lain, dinamika pun terjadi. Pada 2024, Dezidan memutuskan hengkang, hingga akhirnya posisi bass resmi diisi oleh Fadli Nugraha pada 18 Agustus 2024.
Baca Juga : Yellowcard Kembalikan Magis Pop Punk, ‘Bedroom Posters’ Menggugah Jiwa
Kehadiran Fadli memberi warna baru dalam aransemen dan dinamika band. “Kami semua berangkat dari hobi dan keresahan yang sama — musik jadi cara kami bicara,” ujar Jaya Rahmana, sang vokalis, tentang semangat awal Summervoid, Sabtu, (4/10/2025).
Single perdana mereka, “Liar”, menjadi tonggak penting dalam perjalanan Summervoid. Lagu ini bukan sekadar debut musik, tapi juga bentuk ekspresi sosial. “Liar” mengangkat sudut pandang seorang pemuda terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina — sebuah luapan rasa marah dan kecewa terhadap perlakuan yang tidak manusiawi.
Dengan riff gitar yang tegas dan dentuman drum yang dinamis, “Liar” terasa seperti teriakan dari hati muda yang tak ingin diam melihat ketidakadilan. “Kami cuma ingin menyuarakan apa yang kami rasakan. Kadang musik bisa jadi bentuk perlawanan paling jujur,” tambah Ferdi, gitaris utama Summervoid.
Secara musikal, Summervoid banyak terinspirasi dari The Sigit, Mooner, dan White Swan — band-band yang kuat di akar garage rock dan psychedelic sound. Namun, Summervoid tak sekadar meniru. Mereka membawa nafas baru dengan energi khas anak muda masa kini: lebih raw, lebih emosional, dan penuh semangat idealisme.
Baca Juga : THE RED JUMPSUIT APPARATUS Hadirkan ‘X’s For Eyes’ Mengguncang
Genre garage rock yang mereka pilih menjadi wadah eksplorasi kreativitas — penuh distorsi, tapi tetap punya makna. “Kami ingin musik rock tetap punya pesan, bukan cuma soal gaya atau sound keras,” ujar Ridwan, sang drummer.
Lagu ini menjadi simbol keberanian mereka untuk menghadirkan warna baru di industri musik, sekaligus membuktikan bahwa rock masih punya ruang untuk bicara soal kemanusiaan. Kini Summervoid tengah bersiap untuk menggarap proyek berikutnya — yang dijanjikan akan membawa eksplorasi lebih jauh baik dalam sound maupun narasi lirik. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Menjelang peringatan Hari Musik Nasional, komunitas pelaku musik Cita Svara Indonesia (CSI)… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Solois pendatang baru Namira Anjali merilis single debut “Di Ujung Waktu”, lagu… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi pendatang baru Syifa Mahirah (23 thn) resmi merilis single debut berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Aku Jeje merilis single terbaru berjudul “Melati” pada 2026 di berbagai platform… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi sekaligus penulis lagu Indonesia Jey Denise resmi merilis single terbarunya berjudul… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Content creator muda asal Bangka Belitung Shenyliega resmi memulai langkah di industri… Read More
Leave a Comment