Tiara Andini Ungkap Luka dan Kejujuran Lewat Single “Dengar”
Dengan lirik yang penuh kejujuran dan vokal yang matang, lagu ini menjadi bukti kedewasaan musikal Tiara yang terus berkembang sejak debutnya. Dengar menjadi jembatan antara sisi personal dan musikalitas pop yang kuat, menghadirkan harmoni antara kesederhanaan dan kedalaman rasa.
Album Edelweiss sendiri akan memuat delapan lagu, terdiri dari lima lagu baru dan tiga lagu yang telah lebih dulu dirilis, seperti Bukan Untukku dan Kupu-Kupu. Selain “Dengar”, album ini juga akan menampilkan lagu pembuka Adu Bola Mata, serta kolaborasi dengan Yovie Widianto, Laleilmanino, Andmesh Kamaleng, BIANCADIMAS, S/EEK, dan Adrian Kitut.
Baca Juga : Tiara Andini Remake Lagu Ikonik Yovie Widianto, “Bukan Untukku”
Tiara mengakui bahwa Edelweiss adalah album paling personal yang pernah ia buat — sebuah simbol pertumbuhan, kerentanan, dan keberanian untuk mencintai diri sendiri. “Setiap lagu di album ini adalah bagian dari perjalanan emosiku. Edelweiss buatku seperti bunga kecil yang tumbuh di tempat tinggi — rapuh tapi kuat,” kata Tiara.
Bersamaan dengan perilisan digitalnya, “Dengar” juga hadir dalam bentuk official visualizer video yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Tiara Andini. Visual lembut dengan nuansa kehangatan dan kesunyian menjadi cerminan tepat dari pesan lagu ini — tentang menemukan kedamaian di tengah tuntutan dunia.
Baca Juga : Tiara Andini Remake Lagu Ikonik Yovie Widianto, “Bukan Untukku”
Bagi Tiara, “Dengar” bukan hanya lagu, tapi sebuah ajakan untuk mencintai diri sendiri apa adanya. Dengan suaranya yang semakin matang dan interpretasi emosional yang kuat, Tiara Andini sekali lagi membuktikan bahwa ia bukan sekadar bintang pop, melainkan juga seorang pencerita yang tulus dan berani. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim

