Mini Album

Vintonic Rilis ‘Radio Dalam Hati’: Menyulam Luka Jadi Lagu

Secara musikal, Radio Dalam Hati memeluk estetika city pop yang hangat: synth lembut, groove santai, dan aransemen vokal bertiga yang rapi. Sentuhan nostalgia terasa tanpa membuatnya terjebak di masa lalu—malah, nuansanya membantu lirik-lirik personal itu mengena lebih dalam.

Vintonic juga mengubah rilis menjadi pengalaman komunitas. Lewat inisiatif “Ruang Simpan Rasa” di media sosial, mereka membuka ruang dialog bagi pendengar untuk berbagi cerita tentang kenangan dan cara berdamai. Ide ini mempertegas bahwa EP bukan hanya konsumsi musikal, tapi medium penyembuhan kecil-kecilan bersama.

Baca Juga : “Midnight’s Promises”: Gabriella Ekaputri Tunjukkan Luka, Cinta, dan Transformasi Lewat Musik

Yang membuat EP ini cocok untuk majalah musik adalah kemampuannya berpindah antara intim dan universal. Ada detail lirik yang terasa seperti catatan harian, namun melodi dan produksi menjaga jarak agar siapa pun bisa masuk dan merasa dimengerti. Itulah keseimbangan yang jarang mudah dicapai—terutama pada rilisan debut di label besar.

Bagi pendengar yang rindu musik sebagai teman perjalanan batin, Radio Dalam Hati bisa jadi soundtrack pulang yang lembut: menemani, bukan menuntun kembali.

Vintonic tampak ingin menjadi teman yang mengangkat lampu di ambang pintu—hangat, sabar, dan bisa membuat kita bernapas lebih lega.

Baca Juga : Mocca Rayakan 25 Tahun dengan EP Life in Bloom, Hadirkan Semesta Baru di Layar Lebar

Untuk trio yang baru menapaki babak bersama RCD Records, langkah ini terasa seperti awal yang matang—penuh empati, berakar pada suara, dan siap diteruskan ke frekuensi berikutnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *