Adhitia Sofyan Resmi Rilis Lagu Lama “Don’t You Dare Touch My Kerupuk”

Adhitia Sofyan resmi merilis “Don’t You Dare Touch My Kerupuk”, lagu jenaka yang tersimpan 15 tahun dan sebelumnya hanya hadir di YouTube.
banner 468x60

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Adhitia Sofyan akhirnya merilis secara resmi “Don’t You Dare Touch My Kerupuk” di seluruh platform streaming digital pada (29/7/2026). Lagu yang telah tersimpan selama sekitar 15 tahun itu sebelumnya hanya beredar dalam bentuk rekaman di YouTube.

Berbeda dari tema patah hati yang kerap melekat pada karya Adhitia, lagu ini lahir dari pengalaman sederhana saat ia masih bekerja sebagai karyawan agensi periklanan. Ceritanya bermula ketika ia memesan makan siang dan secara khusus meminta kerupuk sebagai pelengkap.

Read More
banner 300x250

Baca Juga : Atiya Purnomo Bawa Pesan Percaya Diri Lewat “Sinarku Tak’kan Sirna”

Pesanan datang tanpa kerupuk. Adhitia kemudian memesan kembali dan memilih menunda makan hingga kerupuk tersebut tiba. Momen sepele itu justru menjadi sumber inspirasi lagu yang kemudian diberi judul “Don’t You Dare Touch My Kerupuk”.

“Ya tapi selama lauknya cocok pakai kerupuk ya, kalau spaghetti ya nggak pakai kerupuk,” ujar Adhitia, menjelaskan konteks kecintaannya terhadap kerupuk sebagai pendamping makanan, Rabu, (26/8/2026).

Meski berangkat dari situasi jenaka, lagu tersebut tetap membawa pendekatan musikal yang dekat dengan karakter Adhitia Sofyan. Melodi bernuansa melankolis berpadu dengan cerita ringan sehingga menghasilkan kontras antara musik dan tema lirik.

Selama bertahun-tahun, “Don’t You Dare Touch My Kerupuk” hanya dikenal oleh sebagian pendengar yang menemukan rekamannya di YouTube. Perilisan resmi kini membuka akses lagu tersebut kepada pendengar yang lebih luas, termasuk generasi pendengar baru.

Baca Juga : Mario G Klau Tampilkan Sisi Ringan Lewat Baby Pelan Pelan

Selain menjadi arsip yang akhirnya masuk ke layanan streaming, rilisan ini juga memperlihatkan sisi lain Adhitia sebagai penulis lagu. Ia membuktikan bahwa inspirasi tidak selalu harus berasal dari pengalaman dramatis. Rutinitas sehari-hari pun dapat menjadi materi musik ketika diamati dengan cara yang berbeda.

“Don’t You Dare Touch My Kerupuk” sekaligus menjadi pengingat bahwa humor dan musik melankolis dapat berjalan beriringan. Setelah tersimpan selama 15 tahun, lagu tersebut akhirnya memperoleh ruang baru untuk didengarkan kembali dalam format yang lebih mudah diakses. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *