KOREA, WARTAMUSIK.com — Sailor Honeymoon memasuki babak baru melalui album debut The Worst of Sailor Honeymoon, yang dirilis melalui Good Good 굿굿 Records/[PIAS].
Album berisi 13 lagu ini memperluas eksplorasi musikal trio asal skena independen Korea tersebut tanpa meninggalkan spontanitas, humor, dan pendekatan personal yang menjadi identitas mereka.
Baca Juga : iiso Gandeng Mura Masa Lewat Single Baru Best Friend
Produksi album melibatkan Luke Smith, produser yang pernah bekerja dengan Foals, Shura, dan Depeche Mode. Proses mixing ditangani Claudius Mittendorfer, sementara mastering dikerjakan Katie Tavini.
Dalam tiga tahun terakhir, Sailor Honeymoon berkembang dari proyek eksperimental berbasis jam session menjadi salah satu nama yang menonjol di skena musik independen Korea. Mereka membawa musik dari ruang-ruang DIY di Seoul menuju berbagai panggung festival di Eropa dan sejumlah wilayah lainnya.
Baca Juga : American Music Awards 2026: BTS Dominasi Malam Penghargaan
“Kami tidak perlu menjadi sempurna. Kami hanya ingin membuat sesuatu yang bermakna,” ujar vokalis sekaligus drummer Abi Raymaker, Jum’at, (20/8/2026).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu kunci untuk memahami The Worst of Sailor Honeymoon. Band ini justru ingin mempertahankan sisi manusiawi dalam musik, di tengah citra budaya Korea yang kerap hadir dalam bentuk sangat terkontrol ketika dipasarkan ke audiens global.
Sejumlah lagu dalam album berangkat dari pengalaman hidup di Korea. “Extinction” merefleksikan tekanan kehidupan modern di negara tersebut, sementara “Red” mengambil inspirasi dari permen herbal Korea. “My Band” menjadi penghormatan terhadap komunitas musik bawah tanah Seoul dan skena independen di berbagai tempat.
Baca Juga : BTS Dipastikan Tampil di American Music Awards 2026
Sailor Honeymoon bermula dari sesi jam informal yang mempertemukan para musisi perempuan di Seoul. Abi dan gitaris sekaligus vokalis Zaeeun Shin awalnya tidak berencana membentuk band. Proyek tersebut berkembang setelah mereka mendapat tawaran tampil di sebuah festival dan membutuhkan materi pertunjukan.
Bersama bassist Yelim Kim, formasi akhirnya terbentuk. Pada periode yang sama, Abi, Luke Smith, dan manajer Russ Crank membangun Good Good 굿굿 Records sebagai wadah untuk membuka peluang pertukaran kreatif antara Korea dan Inggris.
Baca Juga : Justin Bieber, BTS Kuasai Tangga Lagu Billboard Global, Jennie Bertahan
Kehadiran Sailor Honeymoon menunjukkan sisi lain musik Korea yang tumbuh dari komunitas, eksperimen, dan kemandirian. Mereka tidak berusaha mewakili seluruh perempuan Korea, tetapi memilih menggunakan musik untuk menunjukkan bahwa pengalaman dan ekspresi perempuan Korea jauh lebih beragam. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










