JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Bumiy merilis single terbaru berjudul “Japuik Tabao”, lagu berbahasa Minangkabau yang mengangkat tema kehilangan akibat takdir. Lagu ini menghadirkan pendekatan musikal yang terinspirasi nuansa musik Minang era 1950–1960-an dengan atmosfer tenang namun emosional.
Bumiy, Jum’at, (8/5/2026), menjelaskan “Japuik Tabao” bercerita tentang seseorang yang ditinggalkan pasangan untuk selamanya, menyisakan janji yang tak sempat dipenuhi. Lirik seperti “Uda kini dalam pusaro” mempertegas makna kehilangan permanen yang menjadi inti cerita lagu.
Baca Juga : Lengkapi OST Dilan ITB 1997, Ariel NOAH Rilis Single Ancika
Secara musikal, Bumiy memilih aransemen yang lembut dan intim untuk memperkuat emosi lirik. Dalam proses produksinya, ia kembali bekerja sama dengan Deni Januarta sebagai produser. Sementara proses mixing dan mastering ditangani Irene Edmar Irawan guna menjaga karakter hangat dan kedekatan vokal.
Lapisan instrumen turut diperkuat permainan gitar bass dari Yogi Mahendra, sedangkan harmoni vokal tambahan dibawakan langsung oleh Bumiy untuk memperdalam nuansa emosional lagu.
Baca Juga : Stevan Pasaribu Rilis “Lama Tak Bermalam Minggu” Reflektif Monoton
Melalui single “Japuik Tabao”, Bumiy tidak hanya menghadirkan karya tentang duka dan penyesalan, tetapi juga memperluas eksplorasi musik Minangkabau ke arah yang lebih modern dan relevan tanpa meninggalkan akar tradisionalnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










