Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, dan Dirly Dave membawakan karya Frank Sinatra bersama Bandung Jazz Orchestra di TP Jazz Festival ke-11.
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Nama besar Frank Sinatra kembali mendapat penghormatan dari panggung jazz Indonesia. Pada The Papandayan Jazz Festival (TPJF) ke-11, pianis dan komponis Dwiki Dharmawan menggandeng dua vokalis, Dira Sugandi dan Dirly Dave, untuk membawakan sejumlah karya Sinatra dalam tema “A Night of Frank Sinatra.”
Kolaborasi tersebut tidak hadir dalam format konser tunggal. Ketiganya tampil bersama Bandung Jazz Orchestra (BJO) dalam formasi big band 13-piece, menghadirkan warna orkestrasi jazz yang menjadi salah satu kekuatan utama pertunjukan.
Bagi Dwiki, membawakan repertoar Frank Sinatra merupakan tantangan tersendiri. Sinatra bukan sekadar penyanyi populer, tetapi figur yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan musik populer dan jazz, sekaligus dikenal luas melalui kiprahnya sebagai aktor.
“Penampilan ini semacam penghormatan untuk seorang Frank Sinatra yang sudah sangat memengaruhi dunia,” kata Dwiki, Sabtu, (3/10/2026), di Bandung.
Pilihan lagu menjadi persoalan tersendiri. Dengan waktu tampil yang terbatas di tengah banyaknya performer dalam sebuah festival, Dwiki bersama Dira dan Dirly harus menyeleksi repertoar dari begitu banyak karya Sinatra.
“Kami sebenarnya ingin membawakan banyak lagu, bahkan semuanya, tetapi harus memilih sesuai dengan durasi yang diberikan,” ujarnya.
Bagi Dira Sugandi, Frank Sinatra memiliki kedekatan yang lebih personal. Musik Sinatra sudah menjadi bagian dari masa kecilnya karena merupakan salah satu penyanyi favorit sang ayah.
“Frank Sinatra adalah penyanyi favorit almarhum papa saya. Selain Nat King Cole, tentu saja Frank Sinatra,” tutur Dira.
Kedekatan itu membuat Dira cukup familiar dengan repertoar Sinatra. Namun, banyaknya lagu populer yang dimiliki sang legenda tetap membuat proses pemilihan materi menjadi tantangan. Dira berharap lagu-lagu yang dipilih dapat mewakili karya Sinatra sekaligus menghadirkan pengalaman musikal yang dekat dengan penonton TP Jazz Festival.
Sementara bagi Dirly Dave, penampilan tersebut menjadi pengalaman yang berbeda. Ia mengaku baru pertama kali tampil di festival jazz dan sekaligus untuk pertama kalinya membawakan lagu-lagu Frank Sinatra secara khusus.
“Senang karena punya pengalaman baru. Ini juga pertama kali saya tampil di festival jazz. Nervous-nya juga terasa banget,” kata Dirly.
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — VVonderland membuka fase baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru “GhoSt”. Lagu… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Diskoria featuring Andien menjadi musisi terakhir menutup rangkaian hari pertama The Papandayan… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Semangat musik Ambon mendapat ruang eksplorasi dalam penyelenggaraan The Papandayan Jazz Fest… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem jazz Indonesia.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Setelah delapan tahun menunggu, Gloria Jessica dan musisi sekaligus pencipta lagu Ade… Read More
MALANG, WARTAMUSIK.com — Solois asal Malang, Septears, resmi memperkenalkan album perdana bertajuk Melodrama pada 28… Read More
Leave a Comment