VVonderland merilis “GhoSt”, single bernuansa alternative rock dan grunge yang menandai fase baru menuju EP kedua mereka.
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — VVonderland membuka fase baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru “GhoSt”. Lagu ini menjadi salah satu pijakan awal menuju EP kedua sekaligus memperlihatkan perubahan karakter setelah sebelumnya mengeksplorasi sisi atmosferik melalui “Blanket & Moon”.
Jika “Blanket & Moon” bergerak dalam ruang yang lebih atmosferik dan eksploratif, “GhoSt” mengambil pendekatan yang lebih raw, gelap, dan emosional. Energi alternative rock dan grunge kembali menjadi bagian penting, berpadu dengan pendekatan melodik yang selama ini melekat pada musik VVonderland.
Secara tematik, “GhoSt” berbicara tentang hubungan ketika seseorang masih berada di dekat kita, tetapi perlahan merasa keberadaannya tidak lagi dianggap. Lagu ini menggambarkan situasi ketika seseorang terus memberi dan berusaha mempertahankan hubungan, sementara respons yang diterima terasa semakin tidak seimbang.
Konsep tersebut dirangkum melalui kalimat, “You treat me like a ghost you’ve seen a thousand times before.” Sosok “hantu” dalam lagu ini bukan merujuk pada kehilangan seseorang secara harfiah, melainkan perasaan menjadi tidak terlihat di hadapan orang yang masih berada dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan lirik tersebut kemudian diterjemahkan melalui produksi musik yang lebih kasar dan langsung. Fuzz gitar menjadi salah satu elemen utama, sementara dinamika lagu bergerak dari bagian yang lebih intim menuju ledakan emosional.
Karakter vokal juga dibuat tidak sepenuhnya bersih. VVonderland justru mempertahankan kesan sesak dan tertekan dalam cara penyampaiannya. Rasa lelah, rapuh, dan ketidaknyamanan menjadi bagian dari ekspresi vokal untuk memperkuat tema lagu.
Hasilnya adalah sebuah lagu yang dibangun dengan atmosfer gelap dan tekanan emosional yang konsisten. Ruang musikal “GhoSt” terasa sempit, sejalan dengan gagasan tentang seseorang yang perlahan kehilangan rasa keberadaannya di dalam sebuah hubungan.
Bagi VVonderland, “GhoSt” bukan hanya rilisan lanjutan setelah “Blanket & Moon”. Lagu ini menjadi penanda pergeseran menuju fase kedua perjalanan mereka sebagai band.
Melalui materi tersebut, VVonderland mulai membuka eksplorasi terhadap sisi musik yang lebih gelap, tidak terlalu dipoles, dan lebih berani dalam memperlihatkan ketidaksempurnaan.
Fase tersebut nantinya akan dikembangkan lebih jauh melalui EP kedua VVonderland. “GhoSt” menjadi salah satu pintu masuk menuju proyek tersebut sekaligus memperlihatkan arah musikal yang sedang mereka bangun. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Diskoria featuring Andien menjadi musisi terakhir menutup rangkaian hari pertama The Papandayan… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Semangat musik Ambon mendapat ruang eksplorasi dalam penyelenggaraan The Papandayan Jazz Fest… Read More
BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem jazz Indonesia.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Setelah delapan tahun menunggu, Gloria Jessica dan musisi sekaligus pencipta lagu Ade… Read More
MALANG, WARTAMUSIK.com — Solois asal Malang, Septears, resmi memperkenalkan album perdana bertajuk Melodrama pada 28… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi dan penulis lagu Mighfar Suganda menyiapkan babak baru dalam perjalanan bermusiknya… Read More
Leave a Comment