“Hati Bertali”, Lagu Pelukan Sunyi di Tengah Banjir
WARTAMUSIK.com – Jakarta. Awal 2026 dibuka dengan duka bagi banyak wilayah di Indonesia. Banjir yang melanda berbagai daerah tak hanya merenggut harta benda, tetapi juga memisahkan keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih.
Di tengah ketidakpastian itu—ketika sebagian harus berpindah, sebagian kehilangan jejak, dan sebagian lain hanya bisa menunggu—sunyi menjadi bahasa yang paling keras. Musisi asal Sumatera Barat Miya Maharani, yang dikenal dengan Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”.
Baca Juga : graf Bertanya Lewat Rock Ringan yang Menggelisahkan
“Lagu ini, bukan sebagai jawaban atas tragedi, melainkan ruang refleksi dan penguat rasa bagi mereka yang mengalami perpisahan, baik sementara maupun yang tak sempat diucapkan akhirnya,” ungkap Bumiy, Kamis, (15/1/2026).
“Hati Bertali” berbicara tentang jarak yang memisahkan raga, namun tak pernah benar-benar memutus ikatan batin. Lagu ini menangkap perasaan rindu, kehilangan, dan harapan yang tertahan—emosi yang terasa dekat dengan mereka yang kini hanya bisa saling mendoakan dari kejauhan.
Baca Juga : EIDRA Menyuarakan Diam Paling Bising Lewat “Ambigu”
Alih-alih larut dalam kesedihan yang gelap, Bumiy memilih pendekatan yang lembut dan penuh keyakinan. Lagu ini mengingatkan bahwa cinta, doa, dan rasa saling terhubung akan selalu menemukan jalannya, bahkan ketika keadaan memaksa orang-orang berjalan di arah berbeda.
Secara emosional, “Hati Bertali” terasa seperti surat yang tak sempat dikirim. Ia tidak berteriak, namun menetap. Cocok didengarkan dalam keheningan, saat kata-kata terasa terlalu berat untuk diucapkan, tapi perasaan tetap ingin disampaikan.
Baca Juga : Single Debut Diva Ramaniya, “Tempat Berlabuh” Ikhlas Namun Menguatkan Hati
“Hati Bertali” tidak secara eksplisit berbicara tentang bencana, namun justru di situlah kekuatannya. Lagu ini menjadi representasi perasaan banyak orang saat ini—tentang keterpisahan yang tak direncanakan, dan keyakinan bahwa ikatan batin lebih kuat dari jarak. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim

