Ternyata, kehadiran Windy tidaklah kebetulan. Budhy Haryono mengaku telah menjaring lima kandidat vokalis perempuan di Malang sebelum akhirnya memilih Windy. “Saya tanya beberapa teman tentang vokalis di Malang, lalu kami coba dengar. Dari lima nama, akhirnya kami pilih Windy,” ujarnya.
Windy sendiri mengaku gugup ketika dihubungi. “Deg-degan banget, karena mereka legenda musik Indonesia. Pressure-nya mantep banget, tapi saya senang bisa diberi kepercayaan,” ucapnya dengan mata berbinar.
Baca. Juga : Perjalanan Musikal dan Aksi Kolaboratif di Pulau Terluar Indonesia 8th Maratua Jazz & Dive Fiesta
Menariknya, latihan bersama hanya dilakukan sekali saat check sound di lokasi. Namun keterbatasan itu tak mengurangi kualitas penampilannya malam itu.
Usai penampilan vokal, Karimata menutup dengan tiga karya instrumental andalan mereka: Kharisma, Di Atas Batas, dan Why Not. Tepuk tangan bergemuruh di antara kabut Bromo yang semakin turun menjelang tengah malam.
Jazz Gunung Series 1 Bromo malam itu bukan hanya menjadi panggung nostalgia bagi Karimata, tetapi juga ajang pembuktian bahwa musik jazz fusion Indonesia masih relevan dan terus menemukan wajah baru melalui kolaborasi lintas generasi. Festival ini juga diramaikan musisi lintas gaya seperti Emptyyy, Jamie Aditya & The Mezzrollers, Is Love, Kuaetnika, dan RAN.
Baca Juga : Maratua Jazz & Dive Fiesta 2025: Perpaduan Musik, Alam, dan Aksi Nyata untuk Bumi
Setelah Bromo, BRI Jazz Gunung Series 2 akan kembali hadir di tempat yang sama pada 26 Juli, sebelum berlanjut ke Ijen, Banyuwangi, pada 9 Agustus mendatang. Satu hal yang pasti, Jazz Gunung bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang perjalanan pulang menuju batin yang damai. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Page: 1 2
CIREBON, WARTAMUSIK.com — Kesalahpahaman dapat mengubah arah sebuah hubungan, bahkan ketika perasaan belum sepenuhnya hilang.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIIK.com – Jakarta Bayangkan sebuah duo, yang menggoda kuping. Bisa sampai ke hati. Alunan… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lyodra membawa pendengar menyusuri perjalanan emosional dari patah hati menuju keberanian untuk… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Fe, nama panggung Fenny Noviarma, memulai perjalanan musiknya dengan merilis single debut… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Buku dan musik menjadi dua medium yang saling terhubung dalam membentuk perspektif… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Dangdut kembali mendapat ruang untuk bereksperimen melalui perpaduan dengan hip-hop dan produksi… Read More
Leave a Comment