WARTAMUSIK.com – Jakarta. Penikmat music Ska-Punk di era 90-an, pasti mengenal sosok Dhie, vokalis dari Noin Bullet asal Bandung. Nama aslinya adalah Hadi Adjam. Kini ia merilis single terbaru yang diberi judul “Ketika Kau Tiba”.
Lagu tersebut ditulis oleh dirinya dan bercerita tentang sebuah cinta yang besar dari seorang ayah untuk sang anak. Dan lagu ini khusus didedikasikan Dhie untuk kedua buah hatinya tersebut.
Baca Juga : VM “Tafsir Mimpi” dari The Panturas Libatkan Aktor Ine Febriyanti
Dhie menjelaskan, cerita dari lagu ini merupakan sebuah momen dalam hidupnya ketika memiliki seorang anak. Saat melihatnya pertama kali membuka mata, ia tahu harus memikirkan sebuah hidup yang lain.
“Momen itu tidak bisa saya lupakan dan merubah sudut pandang saya tentang hidup dan kehidupan, bahwa ada sebuah kehidupan yang harus kita hidupi untuk tetap hidup,” jelas Dhie.
Proses rekaman lagu “Ketika Kau Tiba” dilakukan di Bali dimana kini Dhie menetap bersama keluarganya. Dalam penggarapannya, Dhie dibantu oleh bersama sang kakak, Chaerul Adjam, dan diaransemen musiknya oleh Aldisyah Latuihamallo.
Makna Angka 2 bagi Dhie di Single Terbaru
Untuk musik dasarnya sendiri dikerjakan sekitar 2 jam dan total pengerjaannya sekitar 2 bulan. Sebenarnya lagu ini sudah lama dibuat, kemudian didiskusikan dengan kakaknya karena mereka memang sering buat musik bersama.
“Lalu kita diskusikan dengan Bung Aldi untuk musiknya seperti apa. Yang pasti harus ada orang-orang yang mengerti saya secara pribadi untuk mengerjakan lagu ini, karena saya pengennya simple tapi bisa menjangkau perasaan banyak orang,” ujar Dhie.
Baca Juga : Lagu ‘Bertaut’ Milik Nadin Amizah Ditonton Lebih dari 18 Juta di YouTube dan 41 Juta di Spotify
Karakter vokal Dhie di lagu ini terdengar berbeda dibandingkan saat ia bernyanyi dengan bandnya. Secara musik, lagu ini enak untuk didengar dengan menampilkan timbre vokal Dhie yang berat dan sedikit serak, menjadi kekuatan tersendiri seolah Dhie ingin menegaskan isi pesan dari lagu ini.
“Saya harap lagu ini bisa menginspirasi semua orang bahwa dalam kehidupan itu selalu ada saat-saat dimana kita mempunyai sesuatu yang baru untuk diperjuangkan.,” pungkas Dhie. [*]
- Penulis : Agus Harianto
- Editor : Fatkhurrohim