Marsha menggambarkan lagu ini sebagai bentuk kepasrahan dan penerimaan terhadap kehilangan—sebuah proses yang tak selalu harus disertai dengan lupa. “Kurasa ini lagu paling ‘pasrah’ yang pernah aku buat,” ujarnya.
Bagi Marsha, proses pembuatan lagu ini terasa hangat dan menyenangkan, penuh tawa dan momen berbagi cerita yang justru memperdalam makna emosional dari lagu itu sendiri.
Baca Juga : ‘Cincin’ Jadi Babak Baru Romansa Musik Lalahuta
Lewat ‘Berselimut di Batin’, Marsha ingin kehadiran musiknya bisa menjadi teman bagi siapa pun yang tengah melewati fase kehilangan atau kesedihan.
“Gamon itu manusia banget!” katanya sambil tertawa. “Move on itu bukan berarti harus lupa, tapi belajar menerima kalau dia sudah jadi bagian dari masa lalu kita.”
Baca Juga : Morning Ego menikmati Rasa Kehilangan Lewat Lagu Berjudul “Pagi”
Lagu ini bukan sekadar karya, tapi cerminan emosi yang tulus—tentang kenangan yang menempel lembut seperti selimut di hati. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan aktris Mikha Tambayong kembali merilis karya terbaru melalui kolaborasi bersama… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com - Penyanyi, penulis lagu, dan aktris Agatha Chelsea membuka fase baru perjalanan musiknya… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Petarung MMA dan Muaythai Kikong membuka babak baru dalam perjalanan kreatifnya dengan… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Duo musik Kini & Nanti kembali melanjutkan perjalanan musikalnya dengan merilis single… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi Fajar Noor akan menggelar Sementara, Selamanya Showcase Live in Jakarta pada… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi dan pencipta lagu Badai akan menggelar showcase bertajuk "1 Dekade: Jalan… Read More
Leave a Comment