JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Pendatang baru resmi memulai debutnya lewat single perdana bertajuk “Balikan”. Lagu ini hadir sebagai pop modern bernuansa emosional yang mengangkat cerita tentang hubungan yang telah berakhir, namun perasaannya belum benar-benar selesai.
Melalui lirik yang ringan dan dekat dengan keseharian generasi muda, Balikan menangkap pengalaman seseorang yang berusaha move on, tetapi terus dihantui kenangan lama. Mulai dari notifikasi telepon, Instagram Story, hingga algoritma FYP yang tiba-tiba memunculkan kembali sosok masa lalu.
Baca Juga : Barry Likumahuwa Rayakan Persaudaraan Lewat “Jalan di Bawah”
Pocket Singer, Rabu, (20/5/2026), mengungkapkan bahwa lagu ini memang ditujukan bagi mereka yang diam-diam masih berharap hubungan yang pernah kandas bisa dimulai kembali. Menurutnya, Balikan menjadi ruang untuk menyampaikan perasaan yang selama ini belum sempat diungkapkan.
Secara musikal, lagu ini menggabungkan elemen pop modern dengan sentuhan akustik hangat, groove ringan, dan hook yang catchy. Aransemen yang digarap Muhammad Haekal membuat Balikan terdengar intimate namun tetap easy listening untuk pendengar muda.
Baca Juga : The Alastair Kembali Lewat Single Dream Pop “Silence”
selaku executive producer menilai Pocket Singer sebagai fenomena baru dengan pendekatan modern dalam membangun basis penggemar. Ia menyebut musisi bernama Sean tersebut berhasil membangun audiens secara organik melalui platform Roblox dan Discord, sesuatu yang masih jarang dilakukan penyanyi baru di Indonesia.
Christian juga mengungkapkan bahwa proses produksi Balikan memberikan kebebasan penuh bagi Pocket Singer untuk menentukan arah musikalnya sendiri. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk menjaga karakter musik yang autentik dan dekat dengan generasi pendengarnya.
Baca Juga : VVONDERLAND Gandeng Alyssa Ananta Lewat Single “Blanket and Moon”
Salah satu identitas unik Pocket Singer juga terletak pada karakter vokalnya. Christian menyebut Sean pernah mengalami luka pada pita suara, yang justru membentuk warna vokal khas dengan register tertentu sebagai ciri utama dalam musiknya.
Balikan diproduseri Muhammad Haekal dengan dukungan gitar dari Varian Simorangkir dan Muhammad Haekal, sementara proses mixing dan mastering ditangani Abror Samdya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










