WARTAMUSIK.com – Jakarta. Musisi pendatang baru Jelita merilis ‘Gentle Blues’, sebuah lagu personal yang mengeksplorasi tema membebaskan diri dari kebiasaan dan lingkungan yang merusak.
Lagu ini merupakan single kedua Jelita dan diproduseri oleh Teddy Adhitya. Untuk video musik (VM) lagu ini dibuat dengan menggunakan teknologi AI dan disutradarai oleh Raka Hutchison dari Stilkk, sebuah studio animasi.
Baca Juga : Lauv dan Kodaline Masuk Line Up Fase Pertama Soundrenaline 2023, Special Ticket Price Langsung Dibuka
Di single ‘Gentle Blues’ ini, Jelita berbagi kisahnya sendiri tentang membebaskan diri dari situasi toxic, dan bagaimana perasaannya selama proses tersebut. Video musik ini pun merupakan penggambaran kreatif dari perjalanan Jelita, yang dibuat dengan menggunakan AI dan teknik pengambilan gambar tradisional.
Tujuan dari video ini adalah untuk menunjukkan bagaimana AI dapat meningkatkan alur kerja pengambilan gambar tradisional dan menghasilkan hasil yang menakjubkan secara visual, bahkan dengan anggaran dan jadwal yang ketat.
Baca Juga : HalloMumu Persembahkan EP Perdana Bertajuk ‘Berlalu’, Wujud Rasa Syukur Akan Kehadiran Cinta
Video ini direkam pada green screen, yang memungkinkan AI untuk memproses dan menghasilkan visual. Pendekatan ini dipilih karena keserbagunaan dan fleksibilitasnya, yang memungkinkan tim untuk membuat video yang dinamis dan menarik.
Raka Hutchison, Sutradara VM ‘Gentle Blues’ mengatakan, teknologi AI telah mendorongnya untuk berpikir kreatif dan bertukar pikiran untuk memecahkan berbagai masalah.
“Kami dapat menggabungkan AI dengan pemotretan layar hijau studio tradisional secara kreatif, dan kami menggunakan teknik unik seperti green screen spinning wheel, treadmill, dan steadycam tracking shots untuk mewujudkannya,” ungkapnya.
Baca Juga : Raissa Ramadhani Ajak Kita Belajar Merelakan di Single Terbaru ‘Perlahan Lepaskanmu’
Terkait single, Jelita menceritakan bahwa ‘Gentle Blues’ adalah lagu yang sangat pribadi baginya, dan ia menulisnya selama periode yang rentan dalam hidupnya. Lagu mengisahkan tentang cobaan dan kesengsaraan dalam meninggalkan kebiasaan atau lingkungan yang merusak diri sendiri.
“Dan video musik ini benar-benar merangkum emosi dan perjuangan yang terkubur dalam lagu saya. Saya ingin berbagi cerita saya dan berharap bahwa hal ini dapat beresonansi dengan orang lain yang mungkin mengalami hal serupa,” pungkasnya.
VM “Gentle Blues” menjadi bukti kekuatan AI dan potensinya untuk mendobrak batasan dan memungkinkan para kreator untuk menghasilkan konten yang luar biasa. Stilkk memilih gunakan AI karena menjadi alat yang dapat memberikan penghargaan bagi pemecahan masalah kreatif dalam desain.
Baca Juga : Reiza Maulana, Musisi Pedatang Baru Dibalik Lagu Ryoleta, Caessaria, Hingga Anji
Selain itu, dengan banyaknya alat bantu ini yang gratis dan bersifat open-source, kekuatan untuk membuat konten yang luar biasa kini berada di tangan para kreator, yang hanya dibatasi oleh imajinasi dan kreativitas mereka sendiri. [*]
- Editor : Fatkhurrohim