Septears Angkat Makna Menerima Luka Lewat Single “Hitam”

Solois asal Malang, Septears, merilis single "Hitam", lagu ballad jazz yang mengangkat tema menerima luka sebagai bagian dari perjalanan hidup.
banner 468x60

MALANG, WARTAMUSIK.com – Solois asal Malang, Septears, kembali merilis karya terbaru berjudul “Hitam” setelah sebelumnya memperkenalkan single “Senyumanmu” pada 2025.

Lagu yang dijadwalkan rilis di berbagai platform musik digital pada 16 Juli 2026 ini mengangkat kisah tentang proses menerima luka yang tidak sepenuhnya hilang meski seseorang merasa telah move on dari masa lalunya.

Read More
banner 300x250

Baca Juga : Luvia Band Kembali Lewat Single Pop Melayu “Bidadari Surgaku”

Melalui metafora warna hitam, Septears menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang berusaha mencari pelarian dari rasa sepi dan kehilangan. Namun, pada akhirnya ia menyadari bahwa penyembuhan bukan berarti menghapus luka, melainkan mampu mengenang masa lalu tanpa lagi terikat oleh rasa sakit yang sama.

Menurut Septears, Rabu, (8/7/2026), hidup setelah patah hati bukan berarti kembali seperti semula. Sebaliknya, seseorang belajar hidup berdampingan dengan luka yang tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Gagasan tersebut tercermin dalam lirik, “Rimbanya sepi pernah ku lalui, walau mungkin ku belum sempat mengakhiri,” yang menggambarkan kesadaran bahwa kesedihan akan selalu menjadi bagian dari ingatan, tetapi tidak harus terus menentukan arah kehidupan.

Dari sisi musikal, “Hitam” dikemas dalam balutan ballad jazz dengan aransemen yang mengedepankan konsep simple is more. Lagu ini diproduseri dan diaransemen oleh Decky Anugrah, yang membangun suasana kelam melalui permainan instrumen yang tetap terasa intim dan emosional.

Baca Juga : Berencana Rilis EP, Ini Projek Good Morning Everyone

Melalui “Hitam”, Septears berharap lagunya dapat menjadi teman bagi para pendengar yang sedang menjalani proses penyembuhan setelah kehilangan. Lebih dari sekadar lagu tentang patah hati, karya ini mengajak pendengar memahami bahwa menerima luka sering kali menjadi langkah terpenting untuk melanjutkan hidup.

Dengan karakter ballad jazz yang tenang dan lirik reflektif, “Hitam” menegaskan konsistensi Septears dalam menghadirkan karya-karya yang mengangkat sisi emosional kehidupan dengan pendekatan yang jujur dan dekat dengan pengalaman banyak orang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *