“Hymne Of Majestic Entities sendiri merupakan akronim dari simbolisasi tersebut dan menggambarkan kisah perjalanan pulang melewati segala macam babak kehidupan yang terangkum dalam setiap lagu di album ini,” tutur Beery.
Dimas (vokalis) juga mengungkapkan, album HOME (Hymn of Majestic Entities) akan menyajikan nuansa dan warna dari perpaduan metalcore dengan beberapa genre lainnya seperti electronic, hip- hop, pop alternative sehingga menjadi genre musik dari band yang terbentuk sejak 20 September 2002 lalu ini.
Baca Juga : MALIQ & D’Essentials Akan Mempresentasikan Masa Lalu dan Sekarang di Konser 20 Tahun
Selain ‘Nirmala’ dan ‘Akhir Setiap Mula’ yang menjadi hits di album ini, lagu ‘Believer’ didapuk menjadi track pembuka album HOME (Hymn of Majestic Entities) dan ditutup oleh ‘Spartan’.
Secara keseluruhan, album penuh terbaru St. Loco ini membawa energi serta semangat baru dari karya bermusik mereka. Dan, semua personil St. Loco juga menyatakan puas serta menyukai hasilnya.
Baca Juga : Video Musik ‘2013/Bluest Year I’ve Been’ Ini Berkonsep Diballut Cinta, Skate dan Nouva Tosca
“Sangat puas karena ini adalah album terbaik sepanjang St. Loco berkarya. Semua track di album ini adalah kejutan karena tema setiap lagu memiliki arti yang spesial untuk St. Loco,” ungkap Timotius Firman. [*]
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Penyanyi dan penulis lagu Aurelia Fediana merilis single kelima, “Selalu Ada”, pada… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Rumi membuka babak baru perjalanan bermusiknya melalui maxi single perdana bertajuk “Rumi”,… Read More
LIVERPOOL, WARTAMUSIK.com – Delegasi musik Indonesia, Kirribilly, membuka perjalanan mereka di International Beatleweek 2026 dengan… Read More
MALANG, WARTAMUSIK.com – Usai memperkenalkan tiga potongan cerita melalui “Born in February”, “Three Years of… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Musisi sekaligus produser KELJO kembali mengeksplorasi dinamika asmara melalui single terbaru, “Cinta/Candu”.… Read More
JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Lalahuta melanjutkan proyek Lalahuta Sings Indonesian Hits (LSIH) melalui reinterpretasi “Cobalah Untuk… Read More
Leave a Comment