Single Terbaru

Tiga Detik Jatuh Cinta, Wizz Baker Bikin Semua Gila

WARTAMUSIK.com – Jakarta. Wizz Baker tahu betul cara membuat rindu terdengar akrab dan cinta terasa dekat. Setelah menaklukkan playlist Indonesia Timur lewat lagu-lagu seperti Ngapain Repot dan Sa Fly, ia kembali dengan single baru “Bikin Sa Gila”—suatu selebrasi cinta spontan yang hangat, jenaka, dan sangat Timur.

Dirilis di bawah Megah Music/Sony Music Entertainment Indonesia, lagu ini mempertemukan Wizz dengan Teddy Salendah dalam kolaborasi yang terasa cair sejak detik pertama. Menggunakan dialek Ambon–Papua, Bikin Sa Gila bercerita tentang jatuh cinta dalam tiga detik—cepat, tanpa banyak pikir, tapi dengan niat seumur hidup.

Baca Juga : Tabola Bale’, Fenomena Musik Lokal yang Tak Kunjung Padam

Chorus “Ko bikin sa mo gila gla gila gi” langsung menempel di kepala, sementara rap Teddy yang blak-blakan—“Tara pake lama, langsung tanya syarat jadi anak mantu”—memberi warna segar yang bikin lagu ini terasa hidup dan penuh senyum. Ini cinta versi cepat saji, tapi dimasak dengan hati.

Secara musikal, Wizz tetap setia pada racikannya: pop timur yang soulful, reggae yang santai, dan sentuhan hip-hop yang ringan. Hasilnya enerjik tanpa kehilangan rasa hangat—musik yang cocok didengar sambil ketawa, joget, atau sekadar mengingat momen jatuh cinta paling absurd dalam hidup.

“Lagu ini buat orang yang jatuh cinta dalam 3 detik, tapi siap 100 tahun. Ini adalah cara merayakan godaan, keberanian, sampai minta restu semua dalam satu napas. Lagu Sa Gila adalah pernyataan cinta pada akar Papua–Maluku,” kata Wizz, Minggu, (28/12/2025), di Jakarta.

Sebagai musisi asal Indonesia Timur, Wizz Baker telah membangun identitas yang kuat: vokal soulful, genre-hopping yang luwes, topi jerami hitam, dan sapaan ikonik “Hai, saya dari PAPUA!” Dari beatmaker hingga penyanyi, perjalanannya terasa organik dan konsisten.

Baca Juga : “Seminggu”, Saat Cinta Datang Tanpa Rencana dan Logika

Rekam jejaknya pun bicara banyak. Bertahan 37 minggu di Top Indonesian Charts, viral lewat lagu-lagu seperti Jang Balikan, Rindu Rumah, hingga album Jadilah Mentari (2023), serta kolaborasi dengan nama-nama besar, kian mengukuhkan sebagai wajah penting Asian pop dari Timur.

Video musik Bikin Sa Gila melengkapi semuanya dengan visual cerah dan chemistry kuat bersama Teddy. Ditonton lebih dari 115 ribu kali hanya dalam empat hari, video ini menegaskan bahwa Wizz Baker bukan sekadar penyanyi cinta—ia adalah perayaan budaya, energi, dan ekspresi Timur yang hidup, lucu, dan penuh pesona. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *