Vibe Diskoria dan Andien Menjadi Penutup Sempurna Hari Pertama TPJF 2026

Diskoria featuring Andien menutup hari pertama TPJF 2026 di Bandung dengan perpaduan musik disko, elektronik, pop, dan nostalgia.
banner 468x60

BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Diskoria featuring Andien menjadi musisi terakhir menutup rangkaian hari pertama The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 di The Papandayan Hotel, Bandung, Jawa Barat, Sabtu malam (3/10/2026).

Kolaborasi Diskoria dan Andien mampu menghadirkan perpaduan musik elektronik, disko, dan pop di panggung utama Kota Baru Parahyangan Stage yang sebelumnya diisi oleh penampilan diva pop Indonesia, Ruth Sahanaya.

Read More
banner 300x250

Diskoria membuka penampilan dengan karakter musik elektronik yang membawa atmosfer disko ke area festival. Andien kemudian bergabung dan membawakan “Naksir”, salah satu lagu dari album terbarunya, “Sehidup Semusik”.

Setelah itu, Andien mengajak penonton kembali ke awal perjalanan kariernya melalui “Milikmu Selalu” dan “Rindu Ini”. Kedua lagu tersebut dirilis pada 2005 dan menjadi bagian dari repertoar yang menghubungkan penampilan malam itu dengan perjalanan musikal Andien.

Baca Juga :  Sisca Saras dan Tohpati Beri Warna Baru Gemintang

Andien juga membawakan “Selamat Ulang Tahun” dari album INTONESIA. Lagu tersebut sebelumnya melibatkan kolaborasi bersama Laelimanino dan Bandung Jazz Orchestra.

Menutup rangkaian pertunjukan di panggung utama, Diskoria feat. Andien menghadirkan atmosfer yang penuh energi melalui perpaduan nuansa disko dan jazz yang menjadi ciri khas kolaborasi mereka.

Kehangatan interaksi dengan penonton serta aransemen yang disesuaikan khusus untuk TPJF menghadirkan penutup yang meriah bagi hari pertama festival.

Andien menilai The Papandayan Jazz Fest memberikan ruang yang luas bagi eksplorasi musik jazz dan berbagai kemungkinan kolaborasi yang lahir dari genre tersebut.

“The Papandayan Jazz Festival membuka banyak sekali ruang untuk eksplorasi dari jazz, mungkin enggak hanya dengan genre musik lain tapi juga dengan musik disko,” kata Andien.

Diskoria turut memberikan kejutan melalui medley lagu-lagu pop lawas dari era 1990-an hingga 2000-an. “Berharap Tak Berpisah” milik Reza Artamevia hingga “Sinaran” dari Sheila Majid diolah dengan sentuhan elektronik, disko, dan funky.

Kolaborasi Diskoria dan Andien menjadi penutup yang memperlihatkan luasnya spektrum musik dalam TPJF 2026. Di tengah festival yang berakar pada jazz, musik pop dan elektronik mendapat ruang untuk berdialog melalui interpretasi serta kolaborasi lintas karakter.

Baca Juga :  Laleilmanino, Diskoria, dan Cecil Yang Rilis Single "Djakarta" untuk Rayakan HUT Jakarta ke-497

Festival berlanjut pada hari ini Minggu, (4/10/2026), dengan sejumlah penampil, termasuk Mahalini, Dwiki Dharmawan & Band feat. Dira Sugandi, Freedom Jazz Society feat. Rinni, Reyharp feat. Balawan Project, Barry Likumahuwa feat. TPJC Collective, serta T-Five x Melly Mono. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *