RnB

Auzai Dobrak Skena Lewat WAVE, Bukan Lagi Permisi

WARTAMUSIK.com – Jakarta. Rapper asal Lombok Auzai membuka 2026 dengan langkah paling berani sejauh ini. Bernaung di bawah Krazy Brazy Records, ia resmi merilis single terbaru “WAVE” bersama TRICO—sebuah lagu yang terasa bukan sebagai perkenalan, melainkan deklarasi keras tentang siapa dirinya di skena hip-hop.

Jika empat rilisan sebelumnya—“DMD”, “FLY”, “SHOW”, dan “STILL”—menjadi pemanasan, maka “WAVE” adalah dobrakan pintu. Auzai secara sadar memosisikan diri sebagai pemain serius. Tak ada lagi gestur sopan atau adaptasi pelan-pelan. Lagu ini hadir dengan sikap: siap dilihat, siap dinilai.

Baca Juga : graf Bertanya Lewat Rock Ringan yang Menggelisahkan

Secara tematik, “WAVE” berbicara tentang mentalitas profesional dalam tubuh rapper new school. Auzai menegaskan bahwa meski namanya belum lama beredar luas, fondasi dan etosnya sudah terbentuk. Lirik-liriknya terasa lugas, confidence-driven, dan penuh energi hustler.

Kolaborasi dengan TRICO menjadi kunci penting. Keduanya bertemu di titik energi yang sama, meski datang dari referensi berbeda. Auzai tengah mendalami Trap Eropa, khususnya UK, dengan flow keras namun catchy, sementara TRICO membawa pengaruh Memphis-style yang gelap dan agresif, terinspirasi dari skena Eropa Timur hingga Rusia.

Eksperimen tersebut diwujudkan bersama produser Luz, dengan menyatukan Trap UK dan Memphis ala Rusia yang kental nuansa phonk. Hasilnya adalah beat yang menekan, intens, dan menuntut performa maksimal dari kedua rapper—dan mereka menjawabnya tanpa ragu.

Salah satu bar kunci, “New school rapper old school trapper, bukan amatir bro!”, menjadi pernyataan identitas Auzai. Ia memposisikan diri sebagai generasi baru dengan mentalitas lama: kerja keras, lapar, dan tak tertarik flex kosong.

Baca Juga : SATCF Tancap Gas Lewat K.I.M di Babak Baru

Dari sisi TRICO, proses kreatifnya terasa organik. Begitu mendengar draft awal, ia langsung mengenali DNA musik yang sudah lama ia mainkan. Dalam satu hari rekaman, persona Trigga Coca-style kembali dihidupkan untuk memperkuat karakter lagu.

“WAVE” akhirnya berdiri sebagai lagu yang tak mencoba menyenangkan semua orang. Ia keras, tegas, dan tahu arah. Bagi Auzai, ini bukan soal ikut arus—ini tentang menciptakan gelombang sendiri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

admin

Leave a Comment

Recent Posts

Langkah Baru Band Independen Dibuka Lewat Single Bertema Berdamai Dengan Masa Lalu

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Band pop-folk Daun Jatuh membuka babak baru dalam kariernya dengan merilis single… Read More

21 hours ago

EP Debut Prass Rekam Perjalanan Emosional Menuju Kebebasan Diri Seorang Musisi

JAKARTA, WARTAMUSIK.com Musisi independen Prass resmi merilis EP debut Free As A Bird di seluruh… Read More

21 hours ago

Mantradara Debut Usung Lirik Indonesia Dengan Makna Ganda Tentang Hubungan

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Grup musik Mantradhara membuka babak baru dalam perjalanan bermusiknya melalui perilisan single… Read More

2 days ago

Album Debut Eksplorasi Kompleksitas Cinta Dalam Balutan Dreamgaze Atmosferik Dewasa

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Unit indie pop asal Bekasi, Vanilla Party, bersiap merilis album penuh perdana… Read More

2 days ago

Single Terbaru Angkat Cinta Nekat Lewat Nuansa Pop Alternatif Enerjik Modern

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan penulis lagu asal Thailand, pami, kembali memperluas katalog musiknya melalui… Read More

3 days ago

Kolaborasi Lintas Negara Hadirkan Eksplorasi Hipdut Bernuansa Pop Global Modern

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Kolaborasi antara Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan kembali berlanjut melalui… Read More

3 days ago