Secara musikal, “CINGCONG” menandai eksplorasi baru dalam perjalanan Cécil. Ia lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia agar pesan lagu terasa dekat dengan keseharian pendengar. Karakter hip-hop juga diperkuat melalui aransemen musik dan koreografi dance yang energik, tanpa meninggalkan kesan ringan dan menghibur.
Proses penulisan lagu ini menjadi tantangan tersendiri bagi Cécil, terutama dalam menemukan pilihan kata berbahasa Indonesia yang mampu menyampaikan emosi sekaligus mempertahankan karakter musikalnya.
Dalam penggarapannya, ia mendapat dukungan dari Angga, Wizzy, dan Rayi, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam produksi hingga pengembangan visual.
Pesan “CINGCONG” kemudian diterjemahkan ke dalam sebuah visualizer yang menampilkan para pelaku freestyle bola profesional. Mereka dipilih sebagai representasi individu yang membuktikan kemampuan melalui latihan, proses, dan tindakan, bukan sekadar pernyataan.
Visualizer tersebut juga menghadirkan suasana Jakarta sebagai bagian dari identitas visual proyek. Bagi Cécil, para pelaku freestyle bola mencerminkan semangat yang ingin disampaikan melalui lagu ini: kemampuan dan kesungguhan seseorang pada akhirnya terlihat dari apa yang dikerjakan.
“Aku ingin mengangkat orang-orang yang benar-benar membuktikan kemampuannya lewat tindakan nyata. Mereka terus berlatih, bahkan saat nggak ada orang yang melihat prosesnya. Buat aku, itu sejalan banget dengan pesan ‘CINGCONG’,” tutup Cécil. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
- Photo : Dok. Floor Inc










