Pahit Manis Kehidupan Mariani Oelong, Tertuang Harmonis Dalam EP Perdana-nya, “Bercumbu”

WARTAMUSIK.com – Jakarta. Mariani Oelong adalah seorang pribadi yang unik. Sebagai seorang musisi keturunan Tionghoa yang memiliki ciri khas suara sinden dengan nuansa etnik Jawa, dia ternyata juga tertarik dengan dunia travelling terutama mendaki gunung. Selain itu, pekerjaan yang tengah dijalani yaitu sebagai perencana perlindungan keuangan menjadikan kehidupan Mariani semakin berwarna. Keragaman ini jugalah yang membuat Mariani selalu melihat dunia lebih dalam dan luas. Bahkan, Mariani sering meluapkan pandangannya dalam sebuah puisi. Hal ini yang membuat Mariani memantabkan diri mengembangkan puisi-puisinya yang berdasarkan pengalaman pribadi ke dalam bentuk lagu. Lagu-lagu tersebut kemudian dirangkai oleh Mariani ke dalam sebuah EP perdana berjudul “Bercumbu”. 

“Bercumbu” menceritakan tentang krisis seperempat kehidupan yang dilalui oleh Mariani. Dalam perjalanan kehidupannya, sering kali kita dihadapkan pada berbagai macam emosi, terutama saat menginjak usia 25 tahun. Keputusan-keputusan hidup sekaligus pengalaman yang dialami sering kali membuat banyak manusia mengalami kesedihan yang bertubi-tubi. Mariani sendiri kini telah berhasil menemukan solusi akan hal tersebut melalui kegiatan travelling yang dia lakukan. Lewat pengalaman tersebut, Mariani percaya bahwa kejutan akan selalu datang dan berjuang untuk menjalani hidup setiap hari adalah anugerah yang indah. Dalam pembuatannya Mariani turut dibantu oleh beberapa nama besar di dunia musik. Yaitu Vinson Vivaldi sebagai pengisi Musik, Petra Sihombing sebagai pengisi Gitar dan Penulis Lagu, dan Yosua Jose sebagai pengisi Perkusi. Vinson Vivaldi juga menjadi Produser EP milik Mariani ini, Mixing oleh David Erdidan Mastering oleh Ibo.

Lewat EP Perdananya ini, Mariani ingin menyampaikan bahwa tiap manusia akan selalu menghadapi masalah, mulai dari percintaan, teman, atau bahkan dengan dirinya sendiri. Melakukan kesalahan adalah hal yang wajar. Jadi, menurut Mariani, mencari solusi dan bangkit kembali untuk menghadapi liku-liku dunia adalah sesuatu yang patut diperjuangkan.(*)

oeday abdullah

Leave a Comment

Recent Posts

Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Dirly Dave dan BJO Bawakan Karya Frank Sinatra di TPJF 2026

BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Nama besar Frank Sinatra kembali mendapat penghormatan dari panggung jazz Indonesia. Pada… Read More

15 hours ago

Float Rilis Constant Changes, Merawat Luka Menjadi Kekuatan

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Setelah melewati proses kreatif yang berlangsung beberapa tahun, Float akhirnya merilis EP… Read More

1 day ago

VVonderland Hadirkan Sisi Gelap Lewat Single “GhoSt”

JAKARTA, WARTAMUSIK.com — VVonderland membuka fase baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru “GhoSt”. Lagu… Read More

3 days ago

Vibe Diskoria dan Andien Menjadi Penutup Sempurna Hari Pertama TPJF 2026

BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Diskoria featuring Andien menjadi musisi terakhir menutup rangkaian hari pertama The Papandayan… Read More

3 days ago

Barry Likumahuwa feat Ambon Jazz Rock Bawa Semangat Jazz, Funk dan Rock ke TPJF 2026

BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Semangat musik Ambon mendapat ruang eksplorasi dalam penyelenggaraan The Papandayan Jazz Fest… Read More

3 days ago

TPJF 2026 Buka Panggung Regenerasi Jazz Indonesia

BANDUNG, WARTAMUSIK.com — Regenerasi menjadi salah satu tantangan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem jazz Indonesia.… Read More

3 days ago