Setelah itu, masing-masing penampil menghadirkan interpretasi baru atas lagu-lagu yang telah dikenal luas. Vintonic membawakan single Semesta Asmara sebelum menghidupkan kembali Ular Berbisa milik Hello dengan pendekatan yang lebih modern.
Dominique Adhadiaz menghadirkan lagu Fokusku Kedelay, kemudian melanjutkannya dengan versi baru dari Lelaki Cadangan yang dipopulerkan T2.
Baca Juga : The Chicago Experience dan Cory Wong Konfirmasi Hadir di BNI Java Jazz Festival Tahun Ini
Sementara itu, Harra. tampil dengan single Jurus Jitu sebelum membawakan Papa Rock N Roll milik The Dance Company dalam aransemen yang lebih dinamis dan segar.
Puncak pertunjukan terjadi saat seluruh artis kembali naik ke atas panggung untuk membawakan “Lagi Syantik” bersama penyanyi aslinya, Siti Badriah. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu momen paling menarik dalam showcase karena mempertemukan generasi musisi yang berbeda dalam satu panggung.
Baca Juga : Aku Jeje Rilis Maria, Eksplorasi Samba Jazz Bernuansa Romantis
Melalui Nagaswara Legacy Hits, RCD Records menunjukkan bahwa lagu-lagu populer Indonesia dapat terus hidup dan berkembang melalui interpretasi baru tanpa kehilangan identitas yang membuatnya dikenang lintas generasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim










