Rieka Roslan dan Lalahuta Siapkan Kolaborasi Khusus di The Papandayan Jazz Festival

Rieka Roslan dan Lalahuta menyiapkan kolaborasi khusus dengan aransemen baru di The Papandayan Jazz Festival 2026.
banner 468x60

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Rieka Roslan dan Lalahuta menyiapkan kolaborasi khusus dalam The Papandayan Jazz Festival 2026. Penampilan pada 3 Oktober 2026 mendatang itu akan menghadirkan sejumlah karya Rieka Roslan dengan aransemen baru dan format panggung yang berbeda.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu penampilan yang membawa pertemuan karakter musikal Rieka Roslan dengan Lalahuta. Bagi Lalahuta, kehadiran di TP Jazz Festival juga menjadi penampilan perdana mereka dalam festival tersebut.

Read More
banner 300x250

Lalahuta mengatakan sejumlah karya Rieka Roslan memiliki perjalanan panjang karena pernah dibawakan dalam berbagai format, baik oleh Rieka sendiri, bersama band sebelumnya, maupun penyanyi lain. Kali ini, karya-karya tersebut akan mendapat pendekatan berbeda melalui kolaborasi bersama Lalahuta.

“Expect the unexpected. Apa yang kalian lihat nanti pasti hanya akan ada sekali di The Papandayan Jazz Festival,” ujar Lalahuta, Selasa, (22/9/2026), di Jakarta.

Baca Juga :  Tiga Musisi Legendaris Ini Bikin Pecah Pada Malam Pergantian Tahun di Grand Sahid Jaya Jakarta

Rieka Roslan mengungkapkan beberapa lagu yang akan dibawakan telah disiapkan dengan aransemen ulang. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan warna baru ketika karya-karyanya dipentaskan bersama Lalahuta.

“Ini pertama kalinya Lalahuta tampil di TP Jazz Festival, jadi kami pasti akan memberikan suasana baru. Kami juga akan mengaransemen ulang beberapa lagu sehingga menjadi sesuatu yang berbeda ketika dibawakan di TP Jazz Festival,” kata Rieka.

Selain menawarkan format musikal baru, kolaborasi ini membawa isu regenerasi jazz. Rieka melihat keterlibatan musisi dan penonton muda sebagai bagian penting dari keberlanjutan musik jazz.

Menurut Rieka, jazz memiliki karakter terbuka sehingga dapat berkembang mengikuti zaman tanpa harus kehilangan esensinya. Pendekatan pertunjukan yang lebih cair dan menyenangkan juga dinilai dapat membuat jazz semakin dekat dengan generasi muda.

“Jazz adalah musik yang terbuka. Tanpa menghilangkan esensinya, kita juga harus bergembira supaya anak muda semakin mencintai jazz,” lanjutnya.

Lalahuta melihat kolaborasi tersebut sebagai kesempatan memperkenalkan karya Rieka kepada pendengar yang lebih muda. Mereka berharap penonton yang sebelumnya belum mengenal karya Rieka dapat menemukan perspektif baru melalui pertunjukan tersebut. “Yang tadinya tidak kenal menjadi kenal. Yang tadinya sudah kenal menjadi cinta,” kata Lalahuta.

Baca Juga :  Dua Musisi Taiwan Kali Pertama Tampil di Bangkok Music City Tahun Ini

The Papandayan Jazz Festival 2026 akan menjadi ruang pertemuan antara karya-karya Rieka Roslan, pendekatan musikal Lalahuta, serta semangat regenerasi jazz. Keduanya dijadwalkan tampil pada hari pertama festival, 3 Oktober 2026. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *