JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Penyanyi yang juga berprofesi sebagai pramugara maskapai Indonesia, Jose Rizal, melanjutkan perjalanan bermusiknya melalui single kedua bertajuk “LELAH”.
Mengusung warna pop ballad, lagu ini mengangkat kisah seseorang yang terlalu lama bertahan dalam hubungan penuh tekanan hingga akhirnya memilih menyelamatkan dirinya.
“LELAH” menggambarkan perubahan cinta menjadi beban ketika sebuah hubungan justru perlahan mengikis diri. Perasaan yang sebelumnya menjadi alasan untuk bertahan pada akhirnya membawa seseorang ke titik ketika berhenti dianggap sebagai pilihan untuk memulihkan diri.
“Lewat lagu ‘LELAH’, saya ingin menceritakan tentang seseorang yang sudah terlalu lama bertahan. Kadang kita mencintai seseorang sampai lupa bahwa diri kita sendiri juga perlu diselamatkan,” ujar Jose Rizal, Selasa, (29/9/2026), di Jakarta.
Menurut Jose, lagu tersebut juga ingin membuka perspektif bahwa laki-laki dapat berada pada posisi rentan dalam sebuah hubungan. Tekanan emosional dan kondisi relasi yang tidak sehat, menurutnya, tidak hanya dialami oleh satu gender.
“Laki-laki juga ada di titik terendah mental dan psikis yang tidak terkontrol. Ada saat di mana berhenti dan menghilang bukan berarti menyerah, tapi memilih untuk menyelamatkan diri dengan caranya masing-masing,” katanya.










