SKEIM Perkenalkan Surf Rock Lewat Single Debut Sail Prayers

SKEIM memperkenalkan “Sail Prayers”, single debut bergenre surf rock yang diproduksi mandiri di Malang dan menjadi awal menuju EP.
banner 468x60

MALANG, WARTAMUSIK.com — Band asal Malang, SKEIM, memperkenalkan diri melalui single debut “Sail Prayers” yang dirilis secara independen pada 6 September 2026. Lagu tersebut menjadi penanda awal perjalanan kelompok yang menjadikan surf rock sebagai pijakan musikal.

SKEIM terbentuk pada 6 Oktober 2024 dari pertemanan yang berawal setelah sebuah acara kampus. Nama SKEIM diambil dari istilah “SKEMBONG”, lelucon yang muncul dalam obrolan di sebuah kios rawon menjelang pagi dan kemudian menjadi pengingat atas awal terbentuknya band.

Read More
banner 300x250

Saat ini, SKEIM terdiri dari Fezy (vokal/gitar ritme), Zeva (gitar utama), Ilham (drum), Alfin (bass), dan Tommy (keyboard).

Melalui “Sail Prayers”, SKEIM mengolah pengalaman pertemanan yang sempat mendapat stigma dari lingkungan sekitar. Alih-alih mencari pembenaran, situasi tersebut justru menjadi pemicu terbentuknya gerakan kolektif yang tumbuh dari keresahan dan kesadaran bersama.

Baca Juga :  Caltha Kenalkan Identitas Bermusik Lewat Debut Single Memulai Sebuah Kisah Perdana

Gagasan tersebut diterjemahkan sebagai upaya untuk menghargai diri sendiri sekaligus memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan. Bagi SKEIM, mengambil sikap berbeda tidak selalu berarti harus berhadapan dengan arus yang ada.

Secara musikal, “Sail Prayers” memperlihatkan pengaruh surf rock yang dipadukan dengan karakter horror surf. SKEIM menyebut Satan’s Pilgrims dan The Phantom Surfers sebagai referensi, terutama dalam penggunaan keyboard Hammond yang mempertebal atmosfer gelap sejak bagian pembuka.

Proses produksi lagu berlangsung secara mandiri di kamar Tommy yang disulap menjadi studio sederhana. Materi awal “Sail Prayers” telah tersedia sejak pertengahan 2025, sementara proses rekaman dimulai pada Mei 2026 dan rampung dua bulan kemudian.

Keterbatasan peralatan tidak menghentikan proses produksi. SKEIM melengkapi kebutuhan rekaman secara bertahap sembari menabung untuk membeli perangkat yang diperlukan. Jadwal rilis sempat tertunda karena mereka masih mempelajari mekanisme distribusi melalui aggregator.

Setelah “Sail Prayers”, SKEIM telah menyiapkan sejumlah materi baru. Sebagian di antaranya telah direkam dan ditargetkan menyusul pada bulan berikutnya sebelum dikembangkan menjadi sebuah EP.

Baca Juga :  Mantradara Debut Usung Lirik Indonesia Dengan Makna Ganda Tentang Hubungan

Debut tersebut sekaligus memperlihatkan karakter awal SKEIM: band yang tumbuh dari pertemanan, bekerja dengan pendekatan mandiri, dan menggunakan surf rock untuk mengolah pengalaman sehari-hari menjadi karya musik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *