JAKARTA, WARTAMUSIK.com — Setelah lebih dari dua dekade melewati perjalanan masing-masing, Hasbi, Fawwaz, dan Rifqi kembali memilih jalan yang pernah mereka kenal: bermusik bersama. Dengan membawa kembali identitas Beludru, ketiganya memulai babak baru melalui single perdana bertajuk “Bingar”, yang dirilis pada 25 September 2026.
Beludru kembali masuk studio pada 2024, setelah cukup lama meninggalkan aktivitas bermusik sebagai sebuah band. Dua tahun kemudian, mereka mulai memperkenalkan kembali karya kepada publik melalui “Bingar”.
Formasi Beludru kali ini terdiri dari Hasbi sebagai vokal dan bass, Fawwaz pada gitar, serta Rifqi sebagai drummer. Bagi mereka, kembalinya band bukan upaya untuk mengulang masa lalu, melainkan kesempatan melihat kembali apakah hasrat bermusik yang pernah tumbuh masih memiliki energi untuk berkembang.
“Single Bingar menjadi titik awal perjalanan tersebut. Lagu yang ditulis Rifqi itu bercerita tentang ketertarikan terhadap dunia panggung, mulai dari tata suara, cahaya, hingga sorotan lampu,” ungkap Fawaz, Kamis, (1/10/2026), ke Wartamusik.

Di balik gemerlap tersebut terdapat kesadaran bahwa panggung dan segala kemeriahannya bersifat sementara. Namun, pengalaman berada di dalamnya justru kembali membangkitkan keinginan untuk menjadi bagian dari dunia musik.
Secara naratif, “Bingar” bergerak dari kegelisahan menuju suasana yang lebih meriah. Hasrat yang sempat tercerai dan ambisi yang pernah terberai menjadi bagian dari perjalanan emosional lagu tersebut.
Riuh tata suara dan sorotan lampu kemudian tidak hanya berfungsi sebagai gambaran panggung. Bagi Beludru, keduanya menjadi pemantik untuk mengingat kembali alasan mereka bermusik.
Nuansa tersebut juga terasa dalam aransemen. Bagian awal lagu dibangun dengan atmosfer yang lebih resah sebelum bergerak menuju suasana yang lebih festif. Perubahan itu merepresentasikan perasaan ketika seseorang kembali menemukan sesuatu yang sempat lama ditinggalkan.










