Tama Yuri Rilis Album Perdana Biar Aku Dianggap Beruntung

Tama Yuri merilis album perdana “Biar Aku Dianggap Beruntung” berisi 11 lagu yang merangkum fase cinta, keterpurukan, hingga penerimaan.
banner 468x60

JAKARTA, WARTAMUSIK.com – Penyanyi dan penulis lagu Tama Yuri resmi merilis album perdana bertajuk “Biar Aku Dianggap Beruntung”. Berisi 11 lagu, album ini merangkum perjalanan emosional melalui tiga fase: jatuh cinta terlalu dalam, keterpurukan, hingga penerimaan.

Sebelum menghadirkan album penuh, Tama Yuri lebih dulu memperkenalkan sejumlah lagu sejak 2024. Dalam album ini, seluruh materi kemudian disusun sebagai satu narasi yang menggambarkan bagaimana seseorang menjalani berbagai pengalaman sebelum akhirnya dianggap sebagai sosok yang “beruntung”.

Read More
banner 300x250

Fase pertama dibuka melalui lagu “Canggung”, “Dua Sisi”, dan “Tetap Cinta Selamanya Cinta”. Ketiganya merepresentasikan fase cegil, ketika seseorang berada dalam kondisi jatuh cinta secara intens.

Cerita kemudian bergerak menuju fase keterpurukan melalui “Duri”, “Hari yang Berat”, “Biasa Saja”, dan “Katanya Rela”. Pada bagian ini, narasi album berhadapan dengan kondisi hidup yang kehilangan arah serta pengalaman pahit yang harus dilewati.

Baca Juga :  Lagu “Mesin Waktu” Menjadi Soundtrack Film, Ini Ceritanya

Empat lagu terakhir, yakni “Bukan Salahku”, “Sudut Pandang”, “Good Shower”, dan “Biar Aku Dianggap Beruntung”, menjadi representasi fase penerimaan.

Judul album dipilih sebagai benang merah dari keseluruhan cerita. Bagi Tama Yuri, keberuntungan bukan berarti hidup tanpa luka, melainkan kemampuan seseorang menjalani berbagai pengalaman dengan tetap memilih untuk tersenyum.

“Untuk semua hal pahit yang datang, aku taburin gula biar tetap terasa manis, dan terus tersenyum walau dunia di sekeliling menggerus. Sampai akhirnya aku dianggap beruntung,” ujar Tama Yuri.

Dalam proses produksinya, Tama Yuri bekerja bersama sejumlah produser, yakni Fareeq Angkasa, Awal Awe, Milfarasi, serta kolektif Usaha Terbaik Kita yang terdiri dari Yabes Yuniawan, Ikhwan Hastanto, dan Lintang Larasati.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *